Pernah, gak, sih, kamu niat banget mau mulai journaling, tapi ujung-ujungnya buku catatanmu malah jadi pajangan di meja? Kamu gak sendirian, kok. Banyak orang pengen punya kebiasaan journaling karena tahu manfaatnya besar, tapi yang susah itu justru konsisten. Awal-awal mungkin semangat banget nulis, tapi begitu hari keempat atau kelima, mulai muncul rasa, “Ah, besok aja, deh.” Dari situ, rutinitas journaling pelan-pelan lenyap.
Padahal, journaling gak harus jadi kegiatan berat yang butuh waktu lama. Justru, kalau kamu bisa menjadikannya bagian kecil dari keseharian, journaling bisa terasa ringan, bahkan menyenangkan. Kuncinya ada pada cara membangun kebiasaan yang bukan sekadar niat, melainkan kebiasaan yang otomatis terbentuk. Yuk, bahas satu per satu gimana cara biar kamu bisa konsisten journaling setiap hari tanpa drama.
