Tidak semua pelaku kekerasan punya latar belakang trauma yang kuat sebagai korban kekerasan di masa lalu. Akan tetapi, apabila dirimu memiliki trauma karena pernah diperlakukan dengan sangat buruk oleh seseorang, apalagi keluarga, potensi itu membesar. Dirimu punya faktor pendorong untuk melakukan hal yang sama dengan pengalamanmu dulu.
Misalnya, ketika kamu kecil melakukan kesalahan sedikit saja dihajar oleh orangtua. Bahkan dirimu, gak salah pun, selalu menjadi pelampiasan amarah mereka. Pasti dalam hati rasanya sangat sakit. Kamu juga merasakan kecewa serta marah.
Namun, dirimu tidak punya keberanian serta kemampuan untuk melawan orangtua. Hidupmu masih bergantung pada mereka. Ketika kamu dewasa dan bertemu orang lain yang tak memiliki kuasa besar atas hidupmu, dirimu lantas berusaha menguasainya dengan perlakuan semena-mena. Ada cara memutus rantai trauma agar tak jadi pelaku kekerasan di kemudian hari.
