Ekspektasi sering terasa wajar meski tersembunyi potensi kekecewaan yang besar ketika seseorang tidak sadar kalau standar itu tidak pernah sesuai dengan kondisi nyata yang sedang berjalan. Banyak orang meyakini sesuatu akan terjadi seperti rencananya padahal situasinya jauh lebih rumit daripada gambaran di kepala.
Ekspektasi menjadi soal ketika terlihat masuk akal tetapi tidak memikirkan fakta, kemampuan, waktu, dan peluang yang menyertainya. Biasanya hal seperti ini muncul tanpa disadari karena terbentuk dari rutinitas, kebiasaan konsumsi informasi, atau membandingkan diri. Berikut ciri-ciri ekspektasi yang tak realistis meski terlihat sangat masuk akal.
