Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

10 Contoh Cerita Liburan Tahun Baru 2026, Mengasyikkan!

ilustrasi perempuan sedang menulis
ilustrasi perempuan sedang menulis (pexels.com/olly)
Intinya sih...
  • Liburan Semester, Aku dan Misi Bangun Siang
    • Liburan di rumah mengajarkan bahwa kebersamaan keluarga jauh lebih berharga daripada tidur siang.
    • Pohon Natal yang Lebih Pendek dari Aku
      • Pohon Natal yang lucu dan sederhana menjadi kenangan paling berkesan di liburan kali ini.
      • Liburan di Rumah yang Mengajarkan Arti Bersyukur
        • Ketenangan dan kebahagiaan sering kali hadir dari keluarga.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Liburan Tahun Baru menjadi momen yang dinanti banyak orang setelah melewati rutinitas panjang sepanjang tahun. Ada yang memilih bepergian ke destinasi impian, tetapi tak sedikit pula yang menikmati liburan sederhana di rumah bersama keluarga. Setiap pilihan liburan menyimpan cerita dan kesan yang berbeda.

Dari momen kebersamaan yang hangat hingga kejadian lucu yang berkesan, cerita liburan selalu menarik untuk dibagikan. Selain menjadi kenangan pribadi, kisah-kisah ini juga bisa menjadi inspirasi, terutama bagi pelajar yang mendapat tugas menulis pengalaman liburan. Berikut 10 contoh cerita liburan Tahun Baru 2026 yang singkat, ringan, dan penuh makna.

1. Liburan Semester, Aku dan Misi Bangun Siang

ilustrasi pria menulis surat
ilustrasi pria menulis surat (pexels.com/pixabay)

Libur semester akhir tahun akhirnya tiba, bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru 2026. Setelah berbulan-bulan harus bangun pagi demi sekolah, aku berniat membalas semuanya dengan bangun siang selama liburan. Bagiku, bangun setelah matahari tinggi adalah hadiah Natal paling membahagiakan.

Sayangnya, rencana itu tidak berjalan mulus karena ibu selalu membangunkanku dengan alasan membantu menyiapkan hiasan Natal. Setiap kali aku mencoba tidur lagi, suara sapu dan panci berubah menjadi alarm paling ampuh. Dari situ aku sadar, liburan di rumah tetap punya jadwal meski tanpa bel sekolah.

Malam Natal kami lewati dengan makan bersama dan penuh canda. Ayah bahkan menertawakanku karena hampir tertidur saat doa bersama. Semua tertawa dan liburan sederhana itu terasa sangat menyenangkan.

Saat Tahun Baru 2026 tiba, aku menyusun resolusi baru, yaitu belajar bangun pagi tanpa drama. Liburan di rumah mengajarkanku bahwa tidur siang memang nikmat, tetapi kebersamaan keluarga jauh lebih berharga.

2. Pohon Natal yang Lebih Pendek dari Aku

ilustrasi menulis
ilustrasi menulis (pexels.com/picjumbocom)

Libur semester kali ini aku habiskan sepenuhnya di rumah. Menjelang Natal, ayah mengajakku memasang pohon Natal. Sayangnya, pohon Natal kami jauh lebih pendek dari tahun lalu dan terlihat seperti semak cemara yang kebingungan.

Aku dan adik tetap menghiasnya dengan penuh semangat. Lampu kelap-kelip kami pasang berlebihan hingga pohon Natal itu terlihat seperti lampu lalu lintas. Meski bentuknya aneh, kami justru tertawa setiap kali melihat hasil karya kami sendiri.

Saat Hari Natal tiba, ibu hanya bisa menggelengkan kepala melihat pohon Natal tersebut. Meski begitu, suasana rumah tetap hangat dan penuh tawa. Liburan semester di rumah terasa lebih seru dengan kejadian-kejadian tak terduga.

Menjelang Tahun Baru 2026, aku menyadari bahwa kebahagiaan liburan tidak diukur dari kemewahan. Pohon Natal yang lucu dan sederhana justru menjadi kenangan paling berkesan di liburan kali ini.

3. Liburan di Rumah yang Mengajarkan Arti Bersyukur

ilustrasi menulis
ilustrasi menulis (pexels.com/louisbauer)

Liburan semester kali ini aku habiskan sepenuhnya di rumah. Setelah melewati ujian akhir semester, tubuh dan pikiranku terasa sangat lelah sehingga membutuhkan waktu untuk beristirahat. Bertepatan dengan perayaan Natal, suasana rumah pun terasa lebih hangat dan menenangkan.

Hari-hari libur ku isi dengan membantu orang tua dan bermain bersama adik. Kami juga menyiapkan dekorasi Natal sederhana yang membuat rumah tampak lebih ceria. Meski tidak pergi berlibur ke luar kota, aku tetap merasa senang karena bisa menikmati kebersamaan keluarga.

Perayaan Natal menjadi momen paling berkesan selama liburan. Kami berdoa bersama dan mengucap syukur atas segala hal yang telah kami lalui selama setahun terakhir. Dari kebersamaan itu, aku menyadari betapa berharganya waktu bersama keluarga.

Saat Tahun Baru 2026 tiba, aku menatap masa depan dengan penuh harapan. Liburan di rumah mengajarkanku arti bersyukur dan menikmati hal-hal sederhana. Dengan semangat baru, aku pun siap menghadapi tantangan di semester berikutnya.

4. Resolusi Tahun Baru yang Bertahan Setengah Hari

ilustrasi menulis
ilustrasi menulis (pexels.com/pixabay)

Libur semester menjadi waktu yang tepat untuk membuat resolusi, pikirku. Menjelang Tahun Baru 2026, aku menuliskan resolusi dengan penuh semangat, mulai dari rajin belajar hingga membantu orang tua. Saat itu, aku merasa sangat dewasa.

Sayangnya, resolusi tersebut mulai runtuh di hari pertama. Aku berjanji bangun pagi, tetapi malah bangun menjelang siang. Aku juga berniat membaca buku, namun justru menonton film Natal hingga tertidur di sofa.

Pada Hari Natal, aku tetap membantu orang tua meski sesekali mengeluh. Kami tertawa saat membahas resolusiku yang tidak bertahan lama. Liburan semester di rumah ternyata lebih jujur daripada daftar resolusi panjang.

Ketika Tahun Baru resmi tiba, aku belajar satu hal penting. Resolusi boleh saja panjang, tetapi menikmati momen liburan bersama keluarga jauh lebih utama. Setidaknya, resolusiku untuk bahagia sudah tercapai.

5. Hari-Hari Libur yang Penuh Kehangatan

ilustrasi menulis surat tangan
ilustrasi menulis surat tangan (pexels.com/pixabay)

Libur semester akhir tahun selalu menjadi waktu yang paling aku tunggu. Setelah menerima rapor, aku resmi memasuki masa liburan yang bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru. Aku memilih menikmati hari-hari libur di rumah agar bisa beristirahat dengan tenang.

Setiap hari aku bangun lebih siang dan menghabiskan waktu dengan membaca atau menulis cerita pendek. Pada sore hari, aku sering membantu ibu menyiapkan kue untuk perayaan Natal. Aktivitas sederhana itu membuat waktu liburan terasa cepat berlalu, tetapi penuh kesan.

Saat Hari Natal tiba, rumah kami dipenuhi suasana hangat dan damai. Kami makan bersama sambil berbagi cerita tentang rencana di masa depan. Aku merasa sangat bersyukur bisa merayakan Natal bersama keluarga tanpa terburu-buru oleh aktivitas sekolah.

Ketika Tahun Baru 2026 datang, aku menutup liburan dengan perasaan bahagia. Liburan di rumah memberiku kesempatan untuk menenangkan pikiran dan menata kembali semangat belajar. Aku pun siap menghadapi semester baru dengan hati yang lebih ringan dan penuh harapan.

6. Liburan Tenang di Rumah Menjelang Tahun Baru

ilustrasi menulis refleksi
ilustrasi menulis refleksi (pexels.com/vlada karpovich)

Libur semester akhir tahun 2025 menjadi momen yang sangat aku nantikan setelah melewati ujian yang cukup melelahkan. Berbeda dengan beberapa teman yang pergi berlibur ke luar kota, aku memilih menghabiskan waktu liburan di rumah bersama keluarga. Suasana rumah terasa lebih hangat karena bertepatan dengan perayaan Natal yang penuh kebersamaan dan kedamaian.

Setiap pagi, aku membantu ibu menyiapkan hidangan sederhana sambil mendengarkan lagu-lagu Natal yang mengalun pelan. Ayah menghias ruang tamu dengan lampu kecil dan pohon Natal sehingga rumah tampak lebih ceria. Meski tidak bepergian, liburan kali ini terasa istimewa karena diisi dengan kebersamaan yang jarang kami rasakan saat hari sekolah.

Pada malam Natal, kami berkumpul untuk berdoa dan makan malam bersama. Kami saling berbagi cerita tentang pengalaman selama satu semester terakhir, termasuk harapan dan rencana ke depan. Momen hangat itu menyadarkanku bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari perjalanan jauh.

Menjelang Tahun Baru 2026, aku menuliskan resolusi sederhana di buku harian. Aku berharap bisa belajar lebih rajin, menjadi pribadi yang lebih disiplin, dan selalu bersyukur atas hal-hal kecil. Liburan di rumah mengajarkanku bahwa ketenangan dan kebahagiaan sering kali hadir dari keluarga.

7. Liburan Semester di Rumah Bersama Keluarga

ilustrasi menulis jurnal
ilustrasi menulis jurnal (pexels.com/tirachardkumtanom)

Hari terakhir sekolah sebelum libur semester terasa sangat melegakan. Aku pulang dengan senyum lebar karena akan menikmati liburan panjang di rumah. Meski tidak bepergian, aku sudah membayangkan hari-hari santai tanpa harus bangun pagi untuk berangkat ke sekolah.

Selama liburan, aku sering membantu ayah membersihkan halaman dan menemani ibu memasak. Kami juga memasang hiasan Natal sederhana di ruang keluarga. Setiap malam, kami menonton acara televisi bersama sambil menikmati suasana libur yang jarang kami rasakan saat hari sekolah.

Perayaan Natal menjadi puncak kebersamaan kami. Kami saling bertukar ucapan dan doa, berharap kehidupan di tahun mendatang menjadi lebih baik. Aku merasa liburan di rumah justru membuat hubungan keluarga semakin dekat dan hangat.

Saat malam pergantian tahun menuju 2026, aku menatap kembang api dari kejauhan. Dalam hati, aku berjanji untuk menjalani semester baru dengan lebih sungguh-sungguh. Liburan semester di rumah ternyata tidak membosankan, melainkan penuh pelajaran tentang kebersamaan dan rasa syukur.

8. Natal Sederhana, Liburan Penuh Makna

Ilustrasi menulis
Ilustrasi menulis (pixabay.com/IqbalStock)

Liburan semester kali ini terasa berbeda karena aku lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Setelah satu semester penuh tugas dan ujian, rumah menjadi tempat terbaik untuk beristirahat. Suasana Natal membuat hari-hari libur terasa lebih hangat dan bermakna.

Aku mengisi liburan dengan membaca buku, menonton film bersama keluarga, serta membantu adik mengerjakan tugas liburannya. Di waktu senggang, aku juga merapikan catatan sekolah sebagai persiapan menghadapi semester baru. Meski kegiatannya sederhana, semuanya terasa menyenangkan karena dilakukan tanpa tekanan.

Saat Hari Natal tiba, kami sekeluarga berkumpul sejak pagi. Tidak ada pesta besar, hanya doa bersama dan makan siang sederhana yang penuh rasa syukur. Kami saling mengucapkan terima kasih atas kebersamaan selama setahun terakhir.

Ketika Tahun Baru 2026 datang, aku menyambutnya dengan perasaan optimis. Liburan di rumah memberiku waktu untuk merenung dan mengenal diriku sendiri lebih baik. Aku belajar bahwa momen tenang selama liburan dapat menjadi bekal berharga untuk memulai tahun baru dengan semangat.

9. Liburan ke Labuan Bajo

ilustrasi wanita menulis to do list
ilustrasi wanita menulis to do list (pexels.com/fotiosphotos)

Minggu lalu, aku pergi berlibur ke Labuan Bajo, sebuah destinasi pantai yang sangat indah. Aku menginap di sebuah resor dengan kolam renang pribadi dan pemandangan laut yang menakjubkan. Setiap pagi, aku terbangun oleh suara ombak yang menghantam pantai dan sinar matahari hangat yang masuk melalui jendela kamar.

Hari-hariku diisi dengan bersantai di tepi kolam renang sambil membaca buku dan menikmati minuman segar. Pada sore hari, aku menjelajahi kota setempat dan mencicipi berbagai makanan khas Indonesia di pasar lokal yang ramai. Suasananya terasa hidup dan menyenangkan.

Aku juga mencoba snorkeling dan melihat langsung keindahan bawah laut. Aneka ikan berwarna-warni dan terumbu karang yang cantik membuatku kagum. Pengalaman itu menjadi salah satu momen paling berkesan selama liburan.

Di malam hari, aku menikmati makan malam di restoran tepi pantai sambil menyaksikan matahari terbenam di atas lautan. Liburan ini membuatku merasa rileks, segar kembali, dan penuh kebahagiaan. Kenangan indah dari Labuan Bajo akan selalu aku simpan.

10. Liburan ke Desa

ilustrasi perempuan menulis to do list
ilustrasi perempuan menulis to do list (pexels.com/juditpeter)

Liburan sekolah kemarin, aku dan keluargaku pergi ke sebuah desa pegunungan yang jauh dari keramaian kota. Udara di sana terasa dingin dan bersih, ditemani suara burung yang membuat suasana semakin damai. Kami menginap di sebuah kabin kayu kecil di dekat hutan pinus yang menjulang tinggi.

Setiap pagi, kami bangun lebih awal untuk menyaksikan matahari terbit dari atas bukit. Cahaya keemasan yang menyentuh pepohonan menciptakan pemandangan yang sangat indah. Momen itu membuatku merasa lebih dekat dengan alam.

Pada siang hari, kami mendaki, berfoto bersama, dan mengunjungi peternakan lokal. Di sana, aku memberi makan sapi untuk pertama kalinya dan merasa sangat senang. Kegiatan sederhana itu menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Liburan ke desa mengajarkanku betapa menenangkannya suasana alam. Aku merasa lebih damai, bahagia, dan semakin dekat dengan keluargaku. Semoga suatu hari nanti kami bisa kembali menikmati ketenangan di tempat itu.

Beberapa contoh cerita liburan Tahun Baru 2026 ini merangkum pengalaman seru, hangat, dan penuh makna. Ada kisah tentang kebersamaan keluarga, petualangan sederhana, hingga momen refleksi diri di pergantian tahun. Cocok dibaca untuk kamu yang ingin bernostalgia atau mencari inspirasi cerita liburan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Tanaman Hias Feng Shui untuk Hunian yang Lebih Sejuk dan Harmonis

09 Jan 2026, 23:32 WIBLife