Ilustrasi salat Ied (Unsplash.com/ Levi Meir Clancy)
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, La Ilaha Illallah, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamd.
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam, serta kesehatan sehingga kita dapat berkumpul di sini untuk melaksanakan salat Idul Adha. Selawat dan salam kita sampaikan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.
Hadirin jamaah Idul Adha yang dirahmati Allah,
Pada hari ini, kita memperingati Idul Adha, hari besar yang penuh dengan makna pengorbanan. Ibadah kurban yang kita laksanakan pada hari ini adalah bentuk keteladanan yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim AS dan putranya, Ismail AS. Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur'an, dalam surah Ash-Shaffat ayat 102-107:
"Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: 'Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!' Ia menjawab: 'Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar." (QS. Ash-Shaffat: 102)
Nabi Ibrahim AS dengan ketaatan dan ketulusan yang luar biasa, siap melaksanakan perintah Allah SWT meskipun harus mengorbankan putra yang sangat dicintainya. Dan Ismail AS, dengan keikhlasan dan kesabaran yang mendalam, menerima perintah Allah tanpa keraguan sedikit pun. Ketika keduanya telah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, Allah menggantikan Ismail dengan seekor domba:
"Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar." (QS. Ash-Shaffat: 107)
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, La Ilaha Illallah, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamd.
Hadirin sekalian,
Dari kisah ini, kita dapat mengambil pelajaran tentang makna ketaatan, ketulusan, dan pengorbanan. Ibadah kurban bukan hanya sekedar menyembelih hewan, tetapi merupakan simbol dari pengorbanan dan kepatuhan kita kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, mari kita jadikan momen Idul Adha ini sebagai ajang untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Pengorbanan yang kita lakukan hari ini adalah cermin dari kesediaan kita untuk memberikan yang terbaik bagi agama, keluarga, dan masyarakat. Semoga dengan keikhlasan dan ketulusan hati, Allah menerima ibadah kurban kita dan melimpahkan keberkahan kepada kita semua.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Ragam contoh khutbah Idul Adha di atas bisa dijadikan referensi. Semoga dapat membantu kamu, ya!