5 Dasar Skill Menulis yang Sering Diremehkan, Padahal Penting!

- Kejelasan tujuan menulis: Tulisan harus memiliki tujuan yang jelas agar fokus dan jujur pada pembaca.
- Kemampuan menyusun alur logis: Alur logis membuat pembaca merasa dituntun, bukan dipaksa.
- Kepekaan terhadap pembaca: Pemilihan bahasa yang akrab bagi pembaca dan menjelaskan konsep tanpa merendahkan.
Banyak orang mengira kemampuan menulis hanya soal bakat atau seberapa indah pilihan kata yang digunakan. Padahal, di balik tulisan yang enak dibaca dan terasa mengalir, ada dasar-dasar skill menulis yang kerap luput diperhatikan. Ironisnya, justru skill inilah yang menentukan apakah sebuah tulisan bisa dipahami, dipercaya, dan dinikmati pembaca.
Tidak jarang, penulis terjebak mengejar gaya, diksi puitis. Atau struktur rumit, namun melupakan fondasi paling mendasar. Akibatnya, tulisan terasa berat, membingungkan, atau kehilangan tujuan. Terdapat lima dasar skill menulis yang sering diremehkan, padahal perannya sangat krusial. Apa sajakah itu?
1. Kejelasan tujuan menulis

Banyak tulisan gagal bukan karena bahasanya buruk. Tetapi karena penulisnya sendiri tidak jelas ingin membawa pembaca ke mana. Apakah tulisan itu bertujuan menginformasikan, mengajak, menghibur, atau merefleksikan sesuatu.
Tanpa tujuan yang tegas, tulisan akan mudah melebar dan kehilangan arah. Kejelasan tujuan membantu penulis menentukan sudut pandang, gaya bahasa, hingga informasi apa yang perlu disertakan atau justru dihilangkan. Tulisan dengan tujuan yang jelas terasa lebih fokus dan jujur pada pembaca.
2. Kemampuan menyusun alur logis

Skill menulis sering dianggap otomatis akan terbentuk seiring waktu. Padahal untuk mengasah keterampilan menulis perlu kesadaran dan latihan. Alur logis bukan berarti tulisan harus kaku atau akademis, melainkan gagasan disampaikan secara runtut dan mudah diikuti.
Banyak tulisan yang ide-idenya menarik, tetapi terasa melelahkan karena loncat-loncat. Pembaca dipaksa menebak hubungan antar paragraf atau mengulang kalimat untuk memahami maksud penulis. Padahal, alur yang baik membuat pembaca merasa dituntun, bukan dipaksa.
3. Kepekaan terhadap pembaca

Menulis bukan aktivitas sepihak. Sayangnya, banyak penulis terlalu larut dengan sudut pandangnya sendiri. Mereka lupa mempertimbangkan siapa yang akan membaca tulisannya. Kepekaan terhadap pembaca mencakup pemilihan bahasa, contoh, hingga kedalaman pembahasan.
Tulisan yang baik mampu berempati menggunakan istilah yang akrab bagi pembaca. Juga menjelaskan konsep tanpa merendahkan, dan tidak mengasumsikan semua orang memiliki pengetahuan yang sama. Skill ini sering diremehkan karena dianggap sebagai urusan teknis, padahal dampaknya sangat besar pada kenyamanan membaca.
4. Ketepatan memilih kata sederhana

Banyak orang mengira tulisan yang bagus harus dipenuhi kata-kata rumit dan terdengar intelektual. Padahal, salah satu skill menulis paling penting justru kemampuan memilih kata sederhana yang tepat. Kesederhanaan bukan berarti dangkal.
Kata-kata yang lugas dan jelas membantu pesan tersampaikan tanpa hambatan. Menyederhanakan bahasa membutuhkan kejelian memilih diksi yang tepat, tidak berlebihan, dan sesuai konteks. Menulis sederhana menuntut pemahaman yang matang atas apa yang ingin disampaikan.
5. Konsistensi nada dan gaya

Nada dan gaya tulisan sering dianggap sebagai aksesoris. Padahal konsistensi keduanya menentukan identitas dan kenyamanan membaca. Tulisan yang tiba-tiba berubah dari santai ke formal, atau dari reflektif ke menggurui, dapat mengganggu ritme pembaca.
Konsistensi membantu pembaca menyesuaikan ekspektasi sejak awal. Apakah tulisan ini personal, informatif, atau persuasif. Saat gaya dan nada terjaga, pembaca merasa aman dan tidak perlu terus beradaptasi.
Menulis bukan hanya soal seberapa banyak kata yang bisa dirangkai. Melainkan seberapa baik pesan bisa sampai ke pembaca. Lima dasar skill di atas mungkin tidak terdengar spektakuler. Tetapi justru menjadi fondasi dari tulisan yang kuat, jujur, dan berdaya guna.


















![[QUIZ] Pilih Sahabat Upin Ipin Kesukaan, Kamu Aslinya Jago di Bidang Olahraga Atau Seni?](https://image.idntimes.com/post/20250530/img-20250530-205757-a4e4cddefdae713cd1a3efe97f21f1d1-bbcab86100b55cd45d995c1c12e6c570.jpg)