Di era notifikasi tanpa henti dan timeline yang selalu bergerak, merasa sendirian justru jadi pengalaman yang makin umum. Kamu bisa aktif di media sosial, membalas chat, dan ikut banyak grup, tapi tetap merasa kosong setelah layar dimatikan. Kesepian digital sering muncul diam-diam, tanpa drama, tanpa sebab yang jelas. Rasanya seperti hadir di banyak tempat, tapi tidak benar-benar ditemani siapa pun.
Fenomena ini bukan sekadar perasaan lebay atau kurang bersyukur, melainkan bagian dari dampak media sosial yang jarang dibicarakan secara jujur. Interaksi virtual sering kali padat secara kuantitas, tapi minim kedalaman emosional. Akibatnya, koneksi terasa ramai tapi rapuh, dekat tapi jauh. Yuk, simak lima cara sederhana untuk menghadapi kesepian digital atau digital loneliness di tengah koneksi virtual tanpa harus sepenuhnya menghilang dari dunia online!
