Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Doa Minggu Keempat Ramadan, Lakukan dengan Khusyuk!

Doa Minggu Keempat Ramadan, Lakukan dengan Khusyuk!
Ilustrasi masjid (pexels.com/Konevi)
Intinya Sih
  • Minggu keempat Ramadan menjadi momen penuh haru dan syukur, saat umat Islam memperbanyak doa dengan khusyuk untuk menutup bulan suci dengan keberkahan dan ampunan.
  • Umat dianjurkan memperbanyak istighfar, doa, serta mencari Lailatul Qadar sebagai malam penuh kemuliaan yang diyakini membawa limpahan rahmat dan pengampunan Allah SWT.
  • Setiap hari di minggu terakhir memiliki doa khusus yang berisi permohonan taufik, ampunan, keteguhan iman, hingga penerimaan amal sebelum Ramadan berakhir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Minggu keempat Ramadan menjadi fase yang begitu istimewa bagi umat Islam. Di penghujung bulan suci ini, suasana hati sering kali bercampur antara haru dan syukur. Haru karena Ramadan akan segera berlalu dan syukur karena masih diberi kesempatan merasakan limpahan rahmat-Nya. Pada waktu inilah doa-doa dipanjatkan dengan lebih khusyuk, penuh harapan agar setiap amal ibadah diterima dan segala kekurangan diampuni oleh Allah SWT.

Selain sebagai momen introspeksi diri, minggu terakhir Ramadan juga identik dengan perburuan malam penuh kemuliaan, yaitu Lailatul Qadar. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, istighfar, serta memohon perlindungan dari api neraka dan berharap ketetapan hati dalam kebaikan setelah Ramadan usai. Doa di minggu keempat bukan sekadar rangkaian kata, melainkan ungkapan kerendahan hati seorang hamba yang ingin menutup Ramadan dengan akhir yang terbaik.

1. Doa hari ke-22

ilustrasi berdoa
ilustrasi berdoa (pexels.com/Anna Tarazevich)

Allâhummaftah lî abwâba fadhlika wa anzil 'alayya fîhi barakâtika wa waffiqnî fîhi limûjibâti mardhâtika wa askinnî fîhi buhbûhâti jannâtika yâ mujîba da'watil mudhtharrîn

Artinya: "Ya Allah, bukalah bagiku di bulan ini pintu-pintu anugerah-Mu, turunkanlah kepadaku di bulan ini berkah-berkah-Mu, berikanlah taufik kepadaku di bulan ini untuk mencapai keridhaan-Mu, dan tempatkanlah aku di bulan ini di tengah-tengah surga-Mu, wahai Pengabul permintaan orang-orang yang ditimpa kesulitan."

2. Doa hari ke-23

Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Allâhummaghsilnî fîhi minadzdzunûbi wa thahhirnî fîhi minal 'uyûbi wamtahin qalbî bitaqwal qulûbi yâ muqîla 'atsarâtil mudznibîna

Artinya: "Ya Allah, sucikanlah aku di bulan ini dari dosa-dosa, bersihkanlah aku di bulan ini dari segala aib, dan ujilah aku di bulan ini dengan ketakwaan, wahai Pemaaf segala kesalahan orang-orang yang berdosa."

3. Doa hari ke-24

ilustrasi berdoa
ilustrasi berdoa (pexels.com/Alena Darmel)

Allâhumma innî asaluka fîhi mâ yurdhîka wa a'ûdzu bika mimmâ yu'dzîka wa asalukat taufîqa fîhi lian utî'aka wa lâ a'shîka yâ ajwadas sâilîn

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu di bulan ini segala yang mendatangkan keridhaan-Mu, aku berlindung kepada-Mu dari segala yang dapat menimbulkan murka-Mu, dan aku memohon kepada-Mu taufik untuk menaati-Mu dan tidak bermaksiat kepada- Mu, wahai Yang Maha Dermawan terhadap para pemohon."

4. Doa hari ke-25

ilustrasi berdoa
ilustrasi berdoa (pexels.com/Alena Darmel)

Allâhummaj'alnî fîhi muhibban li awliyâika wa mu'âdiyan lia'dâika mustanan bisunnati khâtami anbiyâika yâ 'âsima qulûbinnabiyyîn

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini pencinta para kekasih-Mu, pembenci para musuh-Mu, mengikuti sunnah penutup para nabi- Mu, wahai Penjaga hati para nabi."

5. Doa hari ke-26

Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa (pexels.com/RDNE Stock project)

Allâhummaj'al sa'yî fîhi masykûran wa dzanbî fîhi maghfûran wa 'amalî fîhi maqbûlan wa 'aybî fîhi mastûran yâ asma'as sâmi'îna

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah usahaku di bulan ini disyukuri, dosaku diampuni, amalku diterima dan kejelekanku ditutupi, wahai Dzat Yang Lebih Mendengar dari setiap yang mendengar."

6. Doa hari ke-27

ilustrasi berdoa
ilustrasi berdoa (pexels.com/RDNE Stock Project)

Allâhummarzuqnî fîhi fadhla laylatil qadri wa shayyir umûrî fîhi minal 'usri ilal yusri waqbal ma'âdzîrî wa huththa 'anniyadz dzanba wal wizra yâ ra`ûfan bi'ibâdihîsh shâlihîn

Artinya: "Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini keutamaan Lailatul Qadar, jadikanlah urusanku yang sulit menjadi mudah, terimalah ketidakmampuanku, dan hapuskanlah dosa dan kesalahanku, wahai Yang Maha Kasih kepada hamba-hamba-Nya yang salih."

7. Doa hari ke-28

ilustrasi berdoa
ilustrasi berdoa (pexels.com/Anastasia Shuraeva)

Allâhumma waffir hadzdzî minan nawâfili wa akrimnî fîhi bîhdhâril masâili wa qarrib fîhi wasîlatî ilayka min baynil wasâili yâ man lâ yasyghaluhu ilhâhul mulihhîna

Artinya: "Ya Allah, sempurnakanlah bagiku di bulan ini ibadah-ibadah sunnah, muliakanlah aku di bulan ini dengan memahami setiap masalah (yang kuhadapi), dan dekatkanlah di bulan ini perantaraku menuju ke haribaan-Mu, wahai Dzat yang tak disibukkan oleh rintihan para perintih."

8. Doa hari ke-29

Ilustrasi muslim
Ilustrasi muslim (pexels.com/PNW Production)

Allâhumma ghasysyinî fîhi birrahmati warzuqnî fîhit tawfîqa wal 'ismata wa thahhir qalbî min ghayâhibit tuhmati yâ rahîman bi'ibâdihil mukminîn

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu atasku, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini taufik dan penjagaan, dah bersihkan hatiku di bulan ini dari mencela, wahai Dzat yang Maha Pengasih atas hamba-hamba-Nya yang Mukmin."

9. Doa hari ke-30

ilustrasi muslim
ilustrasi muslim (pexels.com/Michael Burrows)

Allâhummaj'al shiyâmî fîhi bisysyukri wal qabûli 'alâ mâ tardhâhur Wayardlâhurrasûlu muhkamatan furû'uhu bil ushuli bihaqqi sayyidinâ muhammadin wa âlihit Al-Thâhirîn wal hamdu lillahi rabbil'âlamin

Artinya: "Ya Allah, kabulkan puasaku di bulan ini sesuai dengan ridha-Mu dan rida Rasul-Mu (sehingga) cabang-cabangnya kokoh karena pondasinya demi junjungan kami Muhammad dan keluarganya. Dan segala puja bagi Allah Tuhan semesta alam."

Dengan memperbanyak doa di minggu keempat Ramadan, kita berharap dapat meraih keberkahan penutup yang indah. Semoga setiap sujud, air mata penyesalan, dan harapan yang dipanjatkan menjadi saksi kesungguhan kita dalam memperbaiki diri. Semoga pula semangat ibadah yang terbangun selama Ramadan tetap terjaga, bahkan setelah bulan suci ini berlalu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us

Latest in Life

See More