Meminjam barang teman sering dianggap hal kecil yang gak perlu dipikirkan panjang. Mulai dari charger, jaket, buku, sampai motor, semuanya terasa wajar karena dilandasi rasa percaya. Justru karena dianggap sepele, banyak orang lupa kalau ada batas tipis antara akrab dan tidak menghargai. Tanpa sadar, kebiasaan kecil saat pinjam barang bisa mengganggu hubungan sosial.
Masalahnya bukan soal barangnya mahal atau murah, tapi soal sikap. Dalam etika pertemanan, cara kita meminjam sering kali lebih penting daripada barang yang dipinjam itu sendiri. Hal-hal kecil yang diabaikan bisa menumpuk jadi rasa kesal yang gak pernah diucapkan. Yuk, simak lima etika meminjam barang teman agar hubungan tetap aman serta gak jadi canggung!
