3 Etika saat Pesan Makanan Online, Patuhi Demi Kenyamanan Bersama!

- Pastikan kamu siap untuk merespons driver setiap saat
- Pastikan uang sudah siap begitu makanan sampai ke tanganmu
- Berikan penilaian yang sesuai kepada driver dan bagikan tip bila ada kelebihan rezeki
Hidup di era sekarang memang sangat praktis. Kalau sedang lapar dan malas keluar rumah atau menjalani kehidupan yang super sibuk sampai tidak sempat masak, kamu tinggal ambil ponsel, buka aplikasi pemesanan makanan, pilih makanan mana yang disukai, lalu bayar. Tidak lama kemudian, driver akan sampai di depan pintu untuk mengantarkan makananmu. Mudah dan hemat tenaga, bukan begitu?
Sayangnya, terlepas dari segala kemudahan yang ditawarkan, terkadang masih ada saja orang-orang yang tidak tahu aturan. Sekilas mereka memang tampak bisa pesan makanan dari aplikasi dengan lancar, tetapi tidak benar-benar paham etikanya. Nah, supaya kamu tidak ikut-ikutan bikin kesal, pahami beberapa etika saat memesan makanan secara online berikut ini, ya!
1. Pastikan kamu siap untuk merespons driver setiap saat

Layanan pemesanan makanan yang ditawarkan oleh berbagai aplikasi memang terbukti memudahkan urusan. Pasalnya, seseorang dapat menikmati aneka ragam kuliner tanpa harus repot keluar rumah. Berbekal pesan via aplikasi, makanan dari tempat makan yang jaraknya cukup jauh dari rumah pun bisa diantarkan sampai ke tangan pemesan.
Namun, terkadang masih ada lho orang-orang yang setelah pesan makanan, langsung meletakkan ponselnya begitu saja atau malah fokus pada urusan lain. Padahal, driver bisa saja menghubungi sewaktu-waktu untuk mengonfirmasi pemesanan, ketepatan titik antar, atau pun menginfokan bila ternyata ada perbedaan tertentu yang tidak tertera di aplikasi. Nah, kalau kamu suka pesan makanan secara online, pastikan untuk selalu standby agar bisa merespons chat dari driver dengan segera. Kalau sudah begini, driver tidak akan kesulitan dan kamu juga yang merasakan keuntungannya.
2. Pastikan uang sudah siap begitu makanan sampai ke tanganmu

Ketika pesan makanan secara online, ada beberapa pilihan sistem pembayaran yang dapat dipilih sesuai dengan kenyamanan. Kalau langsung bayar dengan uang digital atau transfer, sih, bukan masalah karena sewaktu makanan datang, pihak pemesan bisa langsung mengambilnya karena status pesanan sudah dinyatakan lunas. Nah, bila memilih cara membayar Cash on Delivery (COD) alias bayar di tempat, lain ceritanya.
Orang yang memilih untuk membayar dengan sistem COD saat memesan makanan secara online seharusnya sudah menyiapkan sejumlah uang tunai. Begitu driver sampai, maka makanan dapat langsung diterima dan dibayar sesuai harga yang tertera. Namun, ternyata masih ada yang baru terburu-buru menyiapkan uang saat driver telah sampai, sehingga memakan waktu lama. Nah, kamu jangan sampai begini, ya!
3. Berikan penilaian yang sesuai kepada driver dan bagikan tip bila ada kelebihan rezeki

Bisa dikatakan bahwa nasib driver pengantar makanan ditentukan oleh baik atau buruknya penilaian yang mereka terima. Semakin positif penilaiannya, semakin banyak pula pesanan yang diterimanya. Ini berarti rezekinya juga semakin banyak, bukan begitu?
Oleh sebab itu, bijaklah dalam memberikan penilaian kepada driver yang mengantarkan pesanan makananmu. Sebisa mungkin, berikan nilai tinggi selama tidak ada kesalahan yang fatal. Selain itu, saat kamu ada rezeki berlebih, bukan keliru bila sekalian menambahkan tip sesuai dengan keikhlasan. Dengan begini, kamu telah terbantu mendapatkan makanan kesukaan tanpa perlu lelah, dan driver pun sumringah karena dapat rezeki melimpah.
Memesan makanan secara online melalui aplikasi tertentu memang mudah dan praktis, ya. Kendati demikian, tetap ada etika yang perlu diperhatikan demi kenyamanan pihak pemesan dan driver yang mengantarkan pesanan. Kalau semuanya saling menghormati, bukankah akan menjadi menyenangkan?


















