Comscore Tracker

5 Cara Bebas Galau saat Proses Ambil Keputusan

Jangan sampai salah ambil yang disebabkan kondisi tak stabil

Mengambil keputusan memang terkadang dibatasi oleh waktu. Namun, jangan terburu-buru oleh batasan waktu yang telah ditetapkan, hingga membuatmu asal-asalan dalam memutuskan sesuatu yang penting untuk masa depan.

Terdapat beberapa kondisi yang sebaiknya tak dipaksakan untuk mengambil keputusan, salah satunya yaitu saat hati sedang mengalami kegalauan. Akan tetapi, semua masih bisa diatasi, berikut beberapa cara yang perlu dilakukan.

1. Tak perlu memaksakan diri 

5 Cara Bebas Galau saat Proses Ambil Keputusanilustrasi orang merasa stres (pexels.com/Khwanchai Phanthong)

Kondisi hati memang bisa naik dan turun, maka ketika kegalauan sedang dirasakan. Ada baiknya tak kamu paksakan untuk tetap mengambil keputusan. Sebab, sangat berpotensi merugikan diri dan orang lain. Kesalahan dan ketidaktepatan bisa terjadi, maka tenangkan hati terlebih dulu merupakan solusi terbaiknya.

Memaksakan diri tak hanya membuatmu kian tertekan, tapi juga berujung pada kerugian akibat adanya kekeliruan dalam prosesnya. Sehingga, berdampak buruk terhadap jangka pendek, bahkan hingga jangka panjangnya. Semakin nekat memaksakan diri, semakin besar risiko yang akan dihadapi.

2. Hindari bersikap menyalahkan diri 

5 Cara Bebas Galau saat Proses Ambil Keputusanilustrasi menyalahkan diri sendiri (pexels.com/Daniel Reche)

Cara berikutnya untuk mengatasi kegalauan hati saat proses mengambil keputusan yaitu, dengan berusaha menghindari sikap menyalahkan diri sendiri. Hati yang sedang galau, biasanya menimbulkan pemikiran dan perasaan negatif terhadap diri.

Kenegatifan inilah yang kerap memicu seseorang menjadi menyalahkan dirinya, ketika dihadapkan dengan berbagai pilihan yang mengharuskannya memutuskan satu hal. Hati yang sedang tak nyaman, memang sulit untuk mengambil keputusan, bahkan terkadang membuatmu kesal, karena tak juga mampu memilih satu dari sekian banyak pilihan yang tersedia.

Baca Juga: 5 Kesalahan saat Mengambil Keputusan yang Masih Sering Dilakukan

3. Lakukan kegiatan yang menyenangkan 

5 Cara Bebas Galau saat Proses Ambil Keputusanilustrasi menulis (pexels.com/Artem Podrez)

Pada saat kegalauan hati melanda diri, dan kamu mendapatkan tugas mengambil sebuah keputusan penting. Hindari untuk bersikap gegabah, sebab dapat mengakibatkan kurangnya kehati-hatian dalam prosesnya, sehingga kesalahanlah yang besar potensinya terjadi.

Untuk itu, selagi masih ada waktu, cobalah sambil melakukan kegiatan yang menyenangkan terlebih dulu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan suasana hatimu, agar tenang, nyaman, dan senang. Dengan begitu, ketika kondisi sudah membaik, mengambil sebuah keputusan bukanlah sesuatu yang terasa menekan.

4. Beri tambahan waktu untuk mendapatkan ketenangan 

5 Cara Bebas Galau saat Proses Ambil Keputusanilustrasi menenangkan diri (pexels.com/Karolina Grabowska)

Mengambil keputusan penting, di saat kondisi hati tak stabil seperti sedang mengalami kegelisahan, kegalauan, dan sebagainya, memicu tekanan diri menjadi semakin tinggi. Hasilnya tentu saja berpengaruh terhadap keputusanmu, dan biasanya lebih kepada kerugian.

Atasi dulu kegalauan hatimu dengan memberi tambahan waktu untuk bisa menenangkan diri dulu. Saat rasa tenangnya sudah kamu dapatkan, mulailah kembali berfokus pada tanggung jawab mengambil sebuah keputusan tersebut.

5. Tetap kuasai diri dan materi 

5 Cara Bebas Galau saat Proses Ambil Keputusanilustrasi berupaya menguasai diri (pexels.com/Anastasiya Lobanovskaya)

Suasana hati yang sedang galau, membuatmu kesulitan untuk memutuskan sesuatu secara penuh pertimbangan dan kebijaksanaan. Maka, tak masalah jika membutuhkan waktu untuk menaikkan energi positif yang membuat suasana hati menjadi tenang.

Akan tetapi, berupayalah untuk tetap menguasai diri dan materinya. Sebab, jika semua di luar kendali, hatimu malah akan semakin galau dan berantakan. Hambatan yang dialami seseorang memang tak sama, apabila kegalauan hati yang saat ini menghambatmu dalam proses mengambil keputusan, cobalah untuk tetap terkontrol secara pribadi maupun materi-materinya.

Saat keputusan yang harus kamu ambil merupakan hal yang sangat mendesak dan penting. Ada baiknya untuk mengatasi kegalauan hatimu terlebih dulu. Sebab, jika dibiarkan atau dipaksakan, justru akan menyulut emosimu, hingga meningkatkan kecemasan karena perasaan yang sedang tidak keruan.

Ini berdampak negatif pada hasil keputusanmu, sebab kondisi yang tidak tenang mengakibatkan segala sesuatunya tak dipertimbangkan secara matang, baik dari sisi keuntungan maupun risiko terburuknya.

Baca Juga: 5 Tips agar Kamu Tak Mengambil Keputusan Terburuk saat Terpuruk

Adelbertha Eva Y Photo Verified Writer Adelbertha Eva Y

Tetap Semangat

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya