Tidak dapat dimungkiri bahwa saat seseorang sedang menceritakan orang lain yang menurutnya menyebalkan kepadamu, terkadang muncul perasaan kesal. Kamu seperti terbawa masuk ke dalam ceritanya dan turut menghadapi sosok antagonis yang layak untuk dilawan. Celakanya, bila cerita semacam ini terus diulang, bukan mustahil bila akhirnya kamu ikut membenci orang tersebut meski sama sekali tidak berurusan dengannya secara langsung.
Hal seperti ini tentu tidak sehat, ya. Kalau dibiarkan terus berlanjut, kamu akan jadi sosok yang berhati buruk, lho. Oleh karena itu, kamu gak boleh benci seseorang hanya dari cerita orang lain atas dasar beberapa alasan berikut ini. Jadikan bahan pertimbangan, ya!
