Binge watching (unsplash.com/a_d_s_w)
Binge watching sering dianggap sebagai bentuk healing karena terasa menyenangkan dan bisa membantu mengalihkan pikiran dari stres. Namun, kebiasaan menonton secara berlebihan dalam waktu lama justru lebih tepat disebut sebagai pelarian sementara, bukan pemulihan emosional yang sebenarnya. Meskipun memberikan rasa nyaman sesaat, efeknya tidak selalu mendukung kesehatan mental dalam jangka panjang.
Dampak lain dari binge watching bisa berupa kelelahan mata, kurang tidur, hingga tubuh yang terasa lesu karena terlalu lama menatap layar. Selain itu, kehidupan nyata bisa terasa kurang menarik dibandingkan cerita dalam serial yang ditonton. Beberapa orang juga bisa merasa lebih kesepian atau kosong setelah menonton dalam waktu lama, terutama ketika sulit berhenti dan terus mencari episode atau serial berikutnya untuk ditonton.
Itu dia 5 contoh hal yang kita kira healing, namun ternyata bukan. Daripada langsung mencari pelarian instan, akan lebih baik jika kita belajar mengenali emosi terlebih dahulu dan memberi ruang untuk memprosesnya. Hal sederhana seperti istirahat yang cukup, menulis perasaan, berbicara dengan orang yang dipercaya, atau melakukan aktivitas yang benar-benar menenangkan tubuh dan pikiran secara sadar bisa menjadi bentuk pemulihan yang lebih sehat dan berkelanjutan!