Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hukum Zakat Fitrah tanpa Mengucapkan Niat, Apakah Sah?

Hukum Zakat Fitrah tanpa Mengucapkan Niat, Apakah Sah?
ilustrasi menyisihkan zakat dan sedekah (freepik.com/jcomp)
Intinya Sih

  • Zakat fitrah merupakan bagian dari rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh Muslim memenuhi syarat, dengan ketentuan rukun dan syarat tertentu seperti niat, pemberi, penerima, serta harta yang dizakati.
  • Niat menjadi unsur penting dalam sahnya zakat; menurut mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hanbali, niat cukup dilakukan di dalam hati tanpa harus dilafalkan secara lisan.
  • Terdapat berbagai bentuk niat zakat fitrah sesuai penerimanya—untuk diri sendiri, anak laki-laki, anak perempuan, keluarga tanggungan, maupun orang lain yang diwakilkan pembayarannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Zakat merupakan rukun Islam keempat yang harus ditunaikan oleh seorang Muslim apabila memenuhi syarat. Jenis zakat umumnya terbagi menjadi dua, yakni zakat fitrah yang dibayarkan pada saat bulan Ramadan serta zakat mal atau zakat harta. Selain zakat fitrah dan zakat maal, ada juga zakat pertanian, peternakan, dan perikanan.

Sebagaimana sebuah ibadah, zakat memiliki syarat, rukun, serta hukum yang berlaku dalam agama Islam. Artikel ini akan membahas lebih dalam terkait hukum zakat fitrah tanpa mengucapkan niat dan bagaimana rukun zakat yang harus dipenuhi. Simak penjelasannya! 

Table of Content

1. Rukun dan syarat zakat

1. Rukun dan syarat zakat

Ilustrasi anak (freepik.com/Queenmoonlite Studio)
Ilustrasi anak (freepik.com/Queenmoonlite Studio)

Sebelum mengkaji lebih dalam mengenai niat saat membayar zakat, kamu perlu mengetahui rukun dan syarat zakat. Dikutip dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional, terdapat sejumlah rukun zakat, yakni:

  • Niat
  • Harta yang hendak dizakati
  • Pemberi zakat
  • Penerima zakat

Sementara itu, melalui sumber serupa juga disebutkan beberapa syarat terpenuhinya zakat, yakni:

  • Beragam Islam
  • Bukan budak atau orang yang merdeka
  • Harta yang halal
  • Memiliki harta sepenuhnya
  • Mencapai nisab sesuai jenis harta 
  • Mencapai haul sesuai ketentuan
  • Tidak memiliki utang
  • Harta atau penghasilan yang bertambah.

2. Hukum berzakat tanpa mengucapkan niat

Ilustrasi membayar zakat (freepik.com/EyeEm)
Ilustrasi membayar zakat (freepik.com/EyeEm)

Niat merupakan tekad atau keinginan hati untuk melakukan sesuatu. Jika merujuk pada ibadah makan niat ditujukan untuk mendekatkan diri pada Allah. Melansir laman resmi Badan Amil Zakat Nasional, niat zakat berfungsi untuk membedakan antara sedekah biasa dengan zakat.

Niat memiliki peran yang penting, menentukan sah atau tidaknya suatu ibadah. Pendapat ini sebagaimana hadis yang diriwayatkan Umar bin Khattab RA:

"Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Niat zakat menurut mahzab Syafi'i, Maliki dan Hanbali, harus dilakukan namun tidak wajib untuk dilafalkan. Ketiga mahzab berpandangan bahwa niat dapat dilakukan di dalam hati tanpa perlu diucapkan dengan  kesadaran dalam hati akan harta yang diberikan. 

3. Niat zakat fitrah

Konsep berserah diri (Pixabay/ddalki3303)
Konsep berserah diri (Pixabay/ddalki3303)

Niat zakat fitrah untuk diri sendiri

Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an nafsi fardhan lillahi ta'ala

Artinya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.

Niat zakat fitrah untuk anak laki-laki

Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an waladi (sebut nama anaknya) fardhan lillahi ta'ala

Artinya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat zakat fitrah untuk anak perempuan

Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an binti (sebut nama anaknya) fardhan lillahi ta'ala

Artinya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an jami'i maa yalzimuni nafaqatuhum syar'an fardhan lillahi ta'ala

Artinya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.” 

Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an (sebutkan nama) fardhan lillahi ta'ala

Artinya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dina Salma
Delvia Y Oktaviani
3+
Dina Salma
EditorDina Salma
Follow Us

Latest in Life

See More