Ilustrasi mendapatkan reward (pexels.com/RODNAE Productions)
Paolina Milana menjelaskan, ternyata incentive motivation menjadi metode yang paling umum dilakukan sejak kita kecil. Orangtua telah menerapkan incentive motivation sejak zaman dahulu. Anak yang mau makan sayuran biasanya akan diberikan reward berupa diizinkan mengonsumsi makanan manis, atau diajak jalan-jalan ke suatu tempat bermain.
Sampai dewasa, secara gak sadar kita tetap berdampingan dengan incentive motivation. Motivasi insentif ini memainkan peran utama juga dalam berbagai kegiatan yang kita lakukan. Namun, nilai dari insentif pun tentunya gak akan sama dengan masa kecil.
"Nilai insentif dapat berubah dari waktu ke waktu dan dalam situasi yang berbeda," ujar Stephen L. Franzoi, seorang author tentang social psychology, dilansir Very Well Mind.
Saat ini, insentif yang dibutuhkan memiliki nilai lebih besar. Misalnya, para mahasiswa yang sedang berjuang di dunia perkuliahan. Hal tersebut dilakukan karena tujuannya untuk mendapatkan gelar atau pekerjaan yang bagus.