Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial
ilustrasi curhat ke AI (pexels.com/Sanket Mishra)

Jakarta, IDN Times - Kehilangan seseorang bukan hal yang mudah. Selain kehadiran fisik, rutinitas pun hilang. Namun, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi pemantik untuk menciptakan percakapan seolah orang tersebut masih ada. Bahkan, kecanggihan AI pun bisa membuat foto seolah hidup dan nyata.

Kecerdasan buatan bukan sembarang teknologi. Kini, AI menjadi bagian umum dari kehidupan sehari-hari masyarakat yang terus berkembang seiring waktu. Buat Gen Z dan Milenial, AI bukan sekadar alat bantu untuk mempermudah pekerjaan sehari-hari.

Kedua generasi itu tumbuh berdampingan dengan perkembangan internet dan teknologi. Meski begitu, Gen Z dan Milenial tetap punya kebutuhan untuk didengar tanpa takut dihakimi. Ketika lingkungan sekitarnya tak selalu mampu menyediakan ruang itu, maka mereka menjadikan AI sebagai tempat bercerita dan mencari validasi.

Itulah mengapa muncul fenomena curhat dengan chatbot AI di kalangan muda. Sejumlah riset yang dijelaskan dalam jurnal “The algorithm of friendship: literature review and integrative model of relationships between humans and artificial intelligence (AI) (2025)” ini menunjukkan adanya hubungan emosional yang tercipta antara manusia dengan AI.

Sayangnya, ketergantungan seseorang terhadap AI bisa menimbulkan dampak dan risiko tertentu. Lantas, bagaimanakah AI mengambil alih kehidupan Gen Z dan Milenial? Apakah AI sekadar teknologi atau sudah menjadi teman emosional?

Curated For You

Editorial Team

Related Article