ilustrasi kabah (pexels.com/Jay Haseeb)
Begitu pula dengan bagian atas, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan seperti ini:
- Lengan baju panjangnya haruslah mencapai pergelangan tangan.
- Pastikan kerudung yang digunakan panjangnya juga harus melebihi bagian dada. Namun tidak dibenarkan memakai cadar/ niqab (penutup wajahnya) dan tidak dibolehkan memakai sarung tangan.
- Untuk perempuan, pakaian ihram yang digunakan memanglah lebih mudah. Penggunaannya sama seperti memakai mukena ketika akan salat.
Walaupun terlihat simpel, namun ternyata ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam penggunaan ihram, terutama bagi kaum perempuan. Apabila kamu sedang melaksanakan umrah atau haji, semoga ibadah dan niatmu diterima oleh Allah SWT, ya!
Apa batas aurat yang wajib dipenuhi saat perempuan mengenakan ihram? | Batas aurat wanita saat berihram sama dengan batas aurat ketika mendirikan salat, yaitu menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Pastikan pakaian ihram tidak ketat atau memperlihatkan siluet tubuh, kaki tertutup rapat (menggunakan kaus kaki yang tebal dan tidak transparan), serta bagian leher bawah dagu tertutup dengan sempurna oleh kerudung. |
Benarkah ada larangan khusus terkait penutup wajah dan tangan bagi perempuan saat berihram? | Ya, ini adalah aturan yang sangat krusial. Selama dalam keadaan ihram, jemaah perempuan dilarang keras menutup wajah (seperti menggunakan cadar/niqab) dan dilarang menutup telapak tangan (seperti menggunakan sarung tangan biasa yang membungkus jari-jari). Wajah dan telapak tangan harus dibiarkan terbuka sebagai bagian dari rukun ihram wanita. |
Bagaimana urutan sunnah yang sebaiknya dilakukan sebelum perempuan memakai baju ihram? | Sebelum berniat ihram di miqat, jemaah perempuan disarankan melakukan amalan sunnah demi kebersihan fisik, antara lain:Memotong kuku tangan dan kaki.Mencukur rambut-rambut halus yang diperlukan.Mandi sunnah ihram (mandi besar untuk membersihkan tubuh).Berwudu secara sempurna.Catatan: Penggunaan wewangian pada tubuh hanya boleh dilakukan sebelum berniat ihram. Setelah niat diucapkan, segala jenis wewangian (termasuk sabun berparfum) menjadi dilarang. |
Apakah perempuan yang sedang haid atau nifas tetap boleh memakai ihram? | Tetap boleh dan sah. Wanita yang sedang haid atau nifas tetap dianjurkan mandi sunnah ihram, memakai pakaian ihram, dan melafalkan niat ihram di miqat. Mereka bisa mengikuti hampir seluruh rangkaian ibadah haji/umrah (seperti wukuf di Arafah, mabit, dan melontar jumrah), kecuali satu hal: mereka dilarang melakukan Tawaf di Ka'bah dan salat sampai masa sucinya tiba. |