Setiap kali ada berita kecelakaan besar, kolom komentar selalu ramai dengan satu pola yang sama. Bukan ungkapan belasungkawa, tapi cerita tentang diri sendiri yang kebetulan selamat karena satu hal atau lainnya. Niatnya mungkin bersyukur, tapi konteksnya sering kali tidak tepat.
Bersyukur itu baik dan perlu. Tapi ada bedanya antara syukur yang tulus dan syukur yang tanpa sadar menyakiti orang lain. Kalau kamu pernah atau sering melihat ini di media sosial, artikel ini layak dibaca sampai selesai untuk menjadi bahan renungan agar jangan mengucap syukur saat orang lain berduka.
