Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kalender Bali 2026 Paling Lengkap, Simak Penanggalan Pentingnya!

Ilustrasi masyarakat Bali (unsplash.com/Photo by Polina Kuzovkova)
Ilustrasi masyarakat Bali (unsplash.com/Photo by Polina Kuzovkova)

Kalender Bali 2026 menjadi panduan penting bagi masyarakat Bali dan siapa pun yang ingin memahami penanggalan tradisional Bali secara lebih mendalam. Kalender ini tidak hanya memuat perhitungan hari dan tanggal, tetapi juga mencerminkan nilai budaya, spiritual, dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Melalui Kalender Bali 2026, pembaca dapat mengetahui berbagai hari penting hingga penentuan hari baik dan kurang baik. Berikut kalender Bali 2026 yang perlu kamu tahu.

1. Apa itu kalender Bali?

Ilustrasi masyarakat Bali (pexels.com/Photo by el jusuf)
Ilustrasi masyarakat Bali (pexels.com/Photo by el jusuf)

Mengutip Ilmu Falak Multidimensi oleh Imroni, kalender Saka Bali adalah kalender yang diciptakan di Bali. Kalender tersebut merupakan sistem penanggalan yang berkembang dan digunakan di Bali sebagai hasil perumusan kearifan lokal. Kalender ini dirancang dengan cara menyatukan berbagai sistem penanggalan yang ada, sehingga mampu memuat beragam perhitungan waktu dalam satu kesatuan yang saling melengkapi.

Penggabungan berbagai sistem tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang menggunakannya. Sebagaimana fungsi kalender pada umumnya, kalender Saka Bali berperan sebagai pedoman waktu dan rujukan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Bali, baik untuk kegiatan adat, keagamaan, maupun aktivitas sosial lainnya.

2. Fungsi dan kegunaan kalender Bali

Ilustrasi kalender (pexels.com/Photo by Leeloo The First)
Ilustrasi kalender (pexels.com/Photo by Leeloo The First)

Secara garis besar, kalender Saka Bali digunakan sebagai acuan dalam menentukan penanggalan bagi masyarakat Bali. Kalender ini membantu memahami perhitungan hari dan waktu yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan tradisi dan kebudayaan setempat. Selain fungsi umum tersebut, Kalender Saka Bali juga memiliki peran yang lebih spesifik.

Menurut jurnal Pengembangan Aplikasi “Kalender Saka Bali” pada Sistem Operasi Machintos, Prawira, dkk., fungsi dari kalender Saka Bali adalah memberi kemudahan kepada umat beragama Hindu. Kalender ini membantu mencari hari Piodalan dan Padewasan, sehingga pelaksanaan upacara dan kegiatan adat dapat dilakukan pada waktu yang dianggap tepat dan sesuai dengan tradisi.

Piodalan sendiri merupakan upacara keagamaan Hindu yang dilaksanakan untuk memperingati hari jadi atau hari lahir sebuah pura. Sementara itu, Padewasan merujuk pada penentuan waktu terbaik untuk melakukan suatu kegiatan, dengan harapan aktivitas tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal.

3. Kalender Bali 2026

Ilustrasi masyarakat Bali (unsplash.com/Photo by Polina Kuzovkova)
Ilustrasi masyarakat Bali (unsplash.com/Photo by Polina Kuzovkova)

Kalender Bali 2026 merupakan pedoman penanggalan tradisional yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Bali. Kalender ini tidak hanya digunakan untuk mengetahui hari dan tanggal, tetapi juga menjadi acuan dalam menentukan waktu pelaksanaan upacara keagamaan. Berikut Kalender Bali 2026 yang disusun oleh I Wayan Nuarsa, Universitas Udayana dalam laman Kalenderbali.org.

Rerainan Bulan Januari 2026

3 Januari 2026: Tumpek Krulut. Menghaturkan sesaji kepada Ida Sang Hyang Widi / Bhatara Iswara di Sanggah Kemulan, mohon keselamatan.

3 Januari 2026: Purnama.

7 Januari 2026: Buda Wage Merakih. Pemujaan kehadapan Bhatara Rambut Sedana yang disebut juga Sang Hyang Rambut Kadhala.

9 Januari 2026: Hari Bhatara Sri.

13 Januari 2026: Anggar Kasih Tambir.

13 Januari 2026: Kajeng Keliwon Uwudan.

17 Januari 2026: Hari Siwa Ratri.

18 Januari 2026: Tilem.

20 Januari 2026: Anggara Paing Medangkungan. Memuja Ida Sanghyang Widi/Bhatara Brahma di Merajan Kawitan / Paibon.

28 Januari 2026: Kajeng Keliwon Enyitan.

28 Januari 2026: Buda Keliwon Matal.

 

Rerainan Bulan Februari 2026

2 Februari 2026: Purnama.

7 Februari 2026: Tumpek Kandang. Hari ini merupakan weton wewalungan, mengadakan upacara selamatan terhadap binatang peliharaan/ternak dan pemujaan terhadap Sang Rare Angon sebagai dewanya ternak, supaya terhindar dari segala penyakit dan tetap dalam keadaan sehat, selamat serta menyenangkan.

11 Februari 2026: Buda Wage Menail.

12 Februari 2026: Kajeng Keliwon Uwudan.

13 Februari 2026: Hari Bhatara Sri.

16 Februari 2026: Tilem.

27 Februari 2026: Kajeng Keliwon Enyitan.

 

Rerainan Bulan Maret 2026

3 Maret 2026: Purnama.

4 Maret 2026: Buda Keliwon Ugu.

14 Maret 2026: Kajeng Keliwon Uwudan.

14 Maret 2026: Tumpek Wayang. Pada hari ini diadakan upacara yang berkenaan dengan kesenian khususnya wayang, persembahan kehadapan Bhatara Iswara memohon agar kesenian itu lestari, menyenangkan, dan bertuah.

18 Maret 2026. Buda Wage Kulawu. Hari ini pemujaan terhadap Bhatara Rambut Sedhana yang melimpahkan kemakmuran dan kesejahteraan.

18 Maret 2026: Tilem.

19 Maret 2026: Hari Raya Nyepi. Hari ini melakukan catur brata penyepian dan meitasi

20 Maret 2026: Hari Bhatara Sri.

20 Maret 2026: Ngembak Geni.

24 Maret 2026: Anggar Kasih Dukut.

29 Maret 2026: Kajeng Keliwon Enyitan.

29 Maret 2026: Kajeng Keliwon Pamelastali/Watugunung Runtuh.

31 Maret 2026: Paid-Paidan.

 

Rerainan Bulan April 2026

1 April 2026: Hari Urip.

2 April 2026: Hari Patetegan.

2 April 2026: Purnama.

3 April 2026: Hari Pangredanaan. Persipan menyambut Hari Saraswati

4 April 2026: Hari Raya Saraswati. Hari ini merupakan pawedalan Sang Hyang Aji Sawaswati, yaitu perayaan turunnya ilmu pengetahuan. Dilakukan upacara selamatan terhadap semua pustaka/rontal/kitab, sebagai penghormatan dan puji syukur kehadapan beliau yang telah menurunkan ilmu pengetahuan.

5 April 2026: Banyu Pinaruh. Moohon anugerah Sang Hyang Saraswati. Mandi dengan air kumkuman (air bersih bercampur dengan bunga harum) lalu mohon tirta (air suci) agar suci/ bersih lahir batin.

6 April 2026: Soma Ribek. Sang Hyang Tri Murti sedang beryoga dan lumbung sebagai tempatNya. Pada hari ini diadakan widhi widhana untuk selamatan atau penghormatan terhadap beras di pulu dan padi di lumbung yang sekaligus mengadakan pemujaan terhadap Dewi Sri sebagai tanda bersyukur serta semoga tetap memberi kesuburan. Sebaiknya pada hari ini tidak menumbuk padi atau menjual beras.

7 April 2026: Sabuh Mas. Pemujaan terhadap Hyang Mahadewa sebagai tanda bersyukur semoga selalu melimpahkan restunya pada harta dan barang-barang berharga termasuk perhiasan dengan mengadakan upacara yadnya/widhi widhana.

8 April 2026: Pagerwesi. Merupakan hari payogan Hyang Pramesti Guru disertai dengan Dewasa Nawa Sanga demi keselamatan alam beserta isinya. Pada hari ini disamping menghaturkan widhi widhana di Sanggah Kemulan dan menenangkan pikiran dengan melakukan yoga semadhi.

13 April 2026: Kajeng Keliwon Uwudan.

16 April 2026: Tilem.

18 April 2026: Tumpek Landep. Mengadakan upacara selamatan terhadap semua jenis alat yang tajam atau senjata, serta memohon kehadapan Bhatara Siwa dan Sang Hyang Pasupati agar semua alat/senjata tetap bertuah.

19 April 2026: Redite Umanis Ukir. Persembahan kehadapan Bhatara Guru di Sanggah Kembulan.

22 April 2026: Buda Wage Ukir. Persembahan terhadap Sang Hyang Sri Nini, Dewa Sadhana pada tempat penyimpanan harta benda dan hari ini tidak baik untuk membayar sesuatu.

24 April 2026: Hari Bhatara Sri.

28 April 2026: Kajeng Keliwon Enyitan.

28 April 2026: Anggar Kasih Kulantir. Pada hari ini dilakukan pemujaan kehadapan Bhatara Mahadewa.

 

Rerainan Bulan Mei 2026

1 Mei 2026: Purnama.

4 Mei 2026: Soma Umanis Tolu. Memuja Bhatara-Bhatari di merajan/paibon.

13 Mei 2026: Kajeng Keliwon Uwudan.

13 Mei 2026: Buda Keliwon Gumbreg.

16 Mei 2026: Tilem.

23 Mei 2026: Tumpek Uduh/Pengatag/Pengarah/Bubuh. Hari ini merupakan peringatan "Kemakmuran'

25 Mei 2026: Soma Paing Warigadean. Memuja Ida Sang Hyang Widi/Bhatara Brahma dan menghaturkan sesaji di merajan/sanggah kemulan.

27 Mei 2026: Buda Wage Warigadean.

28 Mei 2026: Kajeng Keliwon Enyitan.

29 Mei 2026: Hari Bhatara Sri.

31 Mei 2026: Purnama.

 

Rerainan Bulan Juni 2026

2 Juni 2026: Anggar Kasih Julungwangi. Hari ini juga disebut Anggar Kasih Penguduhan yang bertujuan untuk memulai mengadakan pembersihan pada tiap-tiap Parhyangan dalam rangka menyambut hari raya Galungan.

11 Juni 2026: Sugihan Jawa. Pada hari ini juga disebut Parerebon, turunlah semua Bhatara ke dunia. Mengaturkan pengeresikan dab canang raka di merajan/paibon.

12 Juni 2026: Kajeng Keliwon Uwudan.

12 Juni 2026: Sugihan Bali. Manusia hendaknya memohon kesucian, pembersihan lahir batin kehadapan semua Bhatara. Menghaturkan pengeresikan serta runtutannya di merajan/paibon.

14 Juni 2026: Hari Penyekeban. Pada hari ini sebaiknya waspada dan hati-hati serta menguatkan iman agar tidak tergoda, kena pengaruh Sang Bhuta Galungan. Penyekeban berarti berusaha untuk menguasai/mengendalikan diri.

14 Juni 2026: Tilem.

15 Juni 2026: Penyajaan Galungan. Perlu berhati-hati dan mawas diri karena adanya pengaruh dari Sang Bhuta Dunggulan.

16 Juni 2026: Penampahan Galungan. Pada hari ini dikuasai oleh Sang Bhuta Amengkurat. Oleh karenanya setelah matahari terbenam dialakukan upacara biakala (mabiakala) agar tetap terhindar dari pengaruh Kala Tiganing Galungan yang dilakukan di halaman rumah. Saat ini juga dipasang penjor lengkap dengan segala hiasannya.

17 Juni 2026: Hari Raya Galungan. Hari ini merupakan peringatan atas terciptanya alam semesta beserta isinya dan kemenangan dharma melawan adharma. Umat Hindu melakukan persembahan kehadapan Sang Hyang Widi dan Dewa/Bhatara dengan segala manifestasinya sebagai tanda puji syukur atas rahmatnya serta untuk keselamatan selanjutnya. Sedangkan penjor yang dipasang di muka tiap-tiap perumahan merupakan persembahan kehadapan Bhatara Mahadewa yang berkedudukan di Gunung Agung.

18 Juni 2026: Manis Galungan. Melakukan upacara nganyarin/penyucian di merajan/sanggah kemulan yang ditujukan kehadapan Hyang Kawitan dan Leluhur.

20 Juni 2026: Pemaridan Guru. Kembalinya para Dewa ke Sunyaloka dengan meninggalkan kesejahteraan dan panjang umur pada umatnya. Pada hari ini dilakukan upacara keselamatan, bersembahyang dengan maksud menghaturkan suksma dan mohon penugrahan kerahayuan.

21 Juni 2026: Ulihan. Pada hari ini menghaturkan canang raka dan runtutannya kehadapan Bhatara-Bhatari. Beliau kembali ke singgasana/Kahyangan masing-masing.

22 Juni 2026: Pemacekan Agung. Hari ini dilakukan pemujaan terhadap Sang Hyang Widi/Sang Hyang Prameswara dengan menghaturkan upacara memohon keselamatan. Sore hari (sandikala) dilakukan upacara segehan di halaman rumah dan di muka pintu pekarangan rumah yang ditujukan kepada Sang Kala Tiga Galungan beserta pengiringnya agar kembali dan memberi keselamatan.

24 Juni 2026: Buda Paing Kuningan. Pujawali Bhatara Wisnu.

26 Juni 2026: Penampahan Kuningan.

27 Juni 2026: Kajeng Keliwon Enyitan.

27 Juni 2026: Hari Raya Kuningan. Pada hari ini menghaturkan sesaji dan persembahan atas turunnya kembali Shang Yang Widi disertai oleh Dewata atau Pitara, mohon keselamatan dunia dengan segala isinya. Upacara dilangsungkan hanya sampai pukul 12.00 ("tajeg surya"), sebab setelah itu para Dewata semuanya kembali ke Suralaya.

29 Juni 2026: Purnama.

 

Rerainan Bulan Juli 2026

1 Juli 2026: Buda Wage Langkir.

3 Juli 2026: Hari Bhatara Sri.

7 Juli 2026: Anggar Kasih Medangsia.

12 Juli 2026: Kajeng Keliwon Uwudan.

14 Juli 2026: Tilem.

22 Juli 2026: Buda Keliwon Pegatuwakan. Hari ini menghaturkan sesaji kehadapan Shang Hyang Widi, sebagai tanda puji syukur atas kemurahan beliau melimpahkan rahmatNya sehingga hari raya Galungan dan Kuningan berjalan dengan selamat.

27 Juli 2026: Kajeng Keliwon Enyitan.

29 Juli 2026: Purnama.

 

Rerainan Bulan Agustus 2026

1 Agustus 2026: Tumpek Krulut. Menghaturkan sesaji kepada Ida Sang Hyang Widi / Bhatara Iswara di Sanggah Kemulan, mohon keselamatan.

5 Agustus 2026: Buda Wage Merakih. Pemujaan kehadapan Bhatara Rambut Sedana yang disebut juga Sang Hyang Rambut Kadhala.

7 Agustus 2026: Hari Bhatara Sri.

11 Agustus 2026: Anggar Kasih Tambir.

11 Agustus 2026: Kajeng Keliwon Uwudan.

12 Agustus 2026: Tilem.

18 Agustus 2026: Anggara Paing Medangkungan. Memuja Ida Sanghyang Widi/Bhatara Brahma di Merajan Kawitan / Paibon.

26 Agustus 2026: Kajeng Keliwon Enyitan.

26 Agustus 2026: Buda Keliwon Matal.

27 Agustus 2026: Purnama.

 

Rerainan Bulan September 2026

5 September 2026: Tumpek Kandang. Hari ini merupakan weton wewalungan, mengadakan upacara selamatan terhadap binatang peliharaan/ternak dan pemujaan terhadap Sang Rare Angon sebagai dewanya ternak, supaya terhindar dari segala penyakit dan tetap dalam keadaan sehat, selamat serta menyenangkan.

9 September 2026: Buda Wage Menail.

10 September 2026: Kajeng Keliwon Uwudan.

11 September 2026: Hari Bhatara Sri.

11 September 2026: Tilem.

25 September 2026: Kajeng Keliwon Enyitan.

26 September 2026: Purnama.

30 September 2026: Buda Keliwon Ugu.

 

Rerainan Bulan Oktober 2026

10 Oktober 2026: Kajeng Keliwon Uwudan.

10 Oktober 2026: Tumpek Wayang. Pada hari ini diadakan upacara yang berkenaan dengan kesenian khususnya wayang, persembahan kehadapan Bhatara Iswara memohon agar kesenian itu lestari, menyenangkan, dan bertuah.

11 Oktober 2026: Tilem.

14 Oktober 2026: Buda Wage Kulawu. Hari ini pemujaan terhadap Bhatara Rambut Sedhana yang melimpahkan kemakmuran dan kesejahteraan.

16 Oktober 2026: Hari Bhatara Sri.

20 Oktober 2026: Anggar Kasih Dukut.

25 Oktober 2026: Kajeng Keliwon Pamelastali/Watugunung Runtuh.

25 Oktober 2026: Purnama.

27 Oktober 2026: Paid-Paidan.

28 Oktober 2026: Hari Urip.

29 Oktober 2026: Hari Patetegan.

30 Oktober 2026: Hari Pangredanaan. Persipan menyambut Hari Saraswati

31 Oktober 2026: Hari Raya Saraswati. Hari ini merupakan pawedalan Sang Hyang Aji Sawaswati, yaitu perayaan turunnya ilmu pengetahuan. Dilakukan upacara selamatan terhadap semua pustaka/rontal/kitab, sebagai penghormatan dan puji syukur kehadapan beliau yang telah menurunkan ilmu pengetahuan.

 

Rerainan Bulan November 2026

1 November 2026: Banyu Pinaruh. Moohon anugerah Sang Hyang Saraswati. Mandi dengan air kumkuman (air bersih bercampur dengan bunga harum) lalu mohon tirta (air suci) agar suci/ bersih lahir batin.

2 November 2026: Soma Ribek. Sang Hyang Tri Murti sedang beryoga dan lumbung sebagai tempatNya. Pada hari ini diadakan widhi widhana untuk selamatan atau penghormatan terhadap beras di pulu dan padi di lumbung yang sekaligus mengadakan pemujaan terhadap Dewi Sri sebagai tanda bersyukur serta semoga tetap memberi kesuburan. Sebaiknya pada hari ini tidak menumbuk padi atau menjual beras.

3 November 2026: Sabuh Mas. Pemujaan terhadap Hyang Mahadewa sebagai tanda bersyukur semoga selalu melimpahkan restunya pada harta dan barang-barang berharga termasuk perhiasan dengan mengadakan upacara yadnya/widhi widhana.

4 November 2026: Pagerwesi. Merupakan hari payogan Hyang Pramesti Guru disertai dengan Dewasa Nawa Sanga demi keselamatan alam beserta isinya. Pada hari ini disamping menghaturkan widhi widhana di Sanggah Kemulan dan menenangkan pikiran dengan melakukan yoga semadhi.

9 November 2026: Tilem.

14 November 2026: Tumpek Landep. Mengadakan upacara selamatan terhadap semua jenis alat yang tajam atau senjata, serta memohon kehadapan Bhatara Siwa dan Sang Hyang Pasupati agar semua alat/senjata tetap bertuah.

15 November 2026: Redite Umanis Ukir. Persembahan kehadapan Bhatara Guru di Sanggah Kembulan.

18 November 2026: Buda Wage Ukir. Persembahan terhadap Sang Hyang Sri Nini, Dewa Sadhana pada tempat penyimpanan harta benda dan hari ini tidak baik untuk membayar sesuatu.

20 November 2026: Hari Bhatara Sri.

24 November 2026: Anggar Kasih Kulantir. Pada hari ini dilakukan pemujaan kehadapan Bhatara Mahadewa.

24 November 2026: Purnama.

30 November 2026: Soma Umanis Tolu. Memuja Bhatara-Bhatari di merajan/paibon.

 

Rerainan Bulan Desember 2026

9 Desember 2026: Buda Keliwon Gumbreg.

9 Desember 2026: Tilem.

19 Desember 2026: Tumpek Uduh/Pengatag/Pengarah/Bubuh. Hari ini merupakan peringatan "Kemakmuran'

21 Desember 2026: Soma Paing Warigadean. Memuja Ida Sang Hyang Widi/Bhatara Brahma dan menghaturkan sesaji di merajan/sanggah kemulan.

23 Desember 2026: Buda Wage Warigadean.

23 Desember 2026: Purnama.

24 Desember 2026: Kajeng Keliwon Uwudan.

25 Desember 2026: Hari Bhatara Sri.

29 Desember 2026: Anggar Kasih Julungwangi. Hari ini juga disebut Anggar Kasih Penguduhan yang bertujuan untuk memulai mengadakan pembersihan pada tiap-tiap Parhyangan dalam rangka menyambut hari raya Galungan.

Memahami Kalender Bali 2026 berarti ikut menjaga dan menghargai warisan budaya yang masih hidup hingga saat ini. Penanggalan ini bukan sekadar hitungan waktu, tetapi juga pedoman dalam menjalani kehidupan yang seimbang antara manusia, alam, dan nilai spiritual.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us

Latest in Life

See More

Puasa dan Amalan Januari 2026, Persiapan Menuju Ramadan!

02 Jan 2026, 17:03 WIBLife