Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kapan 1 Syawal 1447 Muhammadiyah? Ini Kalender Lengkapnya
ilustrasi ibadah di bulan Syawal (pexels.com/thirdman)
  • Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat Legi, 20 Maret 2026 M melalui maklumat resmi kalender hijriah mereka.
  • Penetapan tanggal dilakukan berdasarkan metode hisab astronomi dan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal yang menyatukan awal bulan Islam di seluruh dunia.
  • Kalender resmi Muhammadiyah juga mencantumkan 1 Ramadan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026, sehingga umat dapat menyiapkan ibadah dan rencana mudik lebih awal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan jadwal Hari Raya Idul Fitri lebih awal melalui maklumat resmi kalender hijriah mereka. Penetapan ini sekaligus menjadi acuan bagi warga Muhammadiyah dalam merayakan Idul Fitri serta menyiapkan rangkaian ibadah di akhir bulan Ramadan.

Penentuan tanggal tersebut didasarkan pada metode hisab astronomi yang digunakan Muhammadiyah, sehingga kalender ibadah seperti awal Ramadan hingga Lebaran dapat diketahui jauh hari sebelumnya. Melalui kalender resmi ini, masyarakat juga bisa melihat rangkaian tanggal penting selama Ramadan hingga Syawal 1447 H, sehingga persiapan ibadah maupun rencana mudik bisa dilakukan lebih awal. Simak kalender lengkapnya di sini!

1. Kapan 1 Syawal versi Muhammadiyah?

ilustrasi Syawalan di Hotel Yogya (freepik.com/EyeEm)

Merujuk pada keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah tentang Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada Jumat Legi, 20 Maret 2026 M. Sebagai informasi, KHGT adalah sistem kalender hijriah yang dirancang untuk menentukan awal bulan Islam secara global.

Dalam sistemnya, bumi dipandang sebagai satu kesatuan yang mutlak, sehingga awal bulan berlaku serentak di seluruh dunia. Itu mengapa, merujuk pada pendekatan ini, awal bulan tak bergantung pada batas wilayah tertentu, namun berdasarkan pada terpenuhinya parameter astronomis di salah satu tempat di dunia.

2. Ketentuan KHGT

ilustrasi hilal yang menandakan dimulainya bulan Ramadan dalam kalender Islam (commons.wikimedia.org/Roi.dagobert)

Ada beberapa ketentuan KHGT sebagaimana yang tertulis di situs resmi Muhammadiyah, yakni:

  • Seluruh dunia dianggap sebagai satu kesatuan matlak sehingga bulan baru dimulai secara bersamaan.

  • Bulan baru dimulai apabila sebelum pukul 24.00 UTC di suatu tempat di dunia telah terpenuhi parameter elongasi minimal 8 derajat dan tinggi hilal minimal 5 derajat pada saat matahari terbenam.

  • Apabila kriteria tersebut baru terpenuhi setelah pukul 24.00 UTC, maka bulan baru tetap dimulai dengan syarat parameter tersebut terjadi di daratan Benua Amerika dan peristiwa ijtimak berlangsung sebelum fajar di Selandia Baru.

3. Kalender lengkap

ilustrasi Lebaran Idul Fitri (pixabay.com/Muhammad Rizal Syaifudin)

  • 1 Ramadan 1447 H: Kamis, 19 Februari 2026

  • 1 Syawal 1447 H (Lebaran): Jumat, 20 Maret 2026

  • Puasa Terakhir: Kamis, 19 Maret 2026 (takbir dilakukan pada malam ini)

Itu dia penjelasan tentang kapan jatuhnya 1 Syawal 1447 H versi Muhammadiyah. Semoga bermanfaat, ya!

Editorial Team