Di media sosial maupun percakapan sehari-hari, istilah "jalanin aja dulu" semakin sering terdengar. Kalimat ini biasanya digunakan sebagai bentuk ajakan untuk tidak terlalu banyak berpikir dan menikmati proses yang sedang dijalani, baik dalam hubungan asmara, karier, pendidikan, maupun kehidupan secara umum. Awalnya, ungkapan tersebut terdengar santai, menenangkan, bahkan dianggap mampu mengurangi tekanan akibat tuntutan hidup yang semakin kompleks.
Namun, belakangan ini banyak Gen Z mulai merasa jenuh bahkan kurang menyukai frasa tersebut. Bagi sebagian orang, "jalanin aja dulu" bukan lagi terdengar sebagai nasihat yang bijak, melainkan dianggap sebagai bentuk menghindari kepastian, menunda keputusan, atau mengabaikan masalah yang sebenarnya perlu diselesaikan. Perubahan cara pandang ini mencerminkan bagaimana generasi muda semakin kritis terhadap makna di balik kata-kata yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
