ilustrasi kain katun linen euro (unsplash.com/Maite Oñate)
Dapat dikatakan, material linen dan katun sama-sama memiliki daya serap yang baik dan sangat direkomendasikan untuk dipakai saat musim panas. Akan tetapi, kedua material memiliki keunggulan yang berbeda, inilah yang dapat menjadi pertimbangan sebelum memilih material busana.
Material linen memang memiliki kemampuan untuk menjaga tubuh tetap dingin bahkan pada saat cuaca panas yang intens, akan tetapi materialnya mudah kusut serta teksturnya lebih kaku dan kasar. Sementara, material katun memiliki tekstur yang lebih halus secara alami dan cenderung lebih lentur karena terbuat dari kapas.
Linen lebih unggul dalam kemampuan bernafas karena strukturnya memungkinkan udara melakukan sirkulasi yang bebas. Sementara untuk kelembutannya di kulit, material katun lebih baik daripada linen sehingga cocok untuk kulit sensitif. Di sisi lain, material linen lebih mudah kusut dan bahannya lebih berat dibandingkan dengan katun, meskipun daya tahannya atau usia busananya lebih panjang. Untuk perawatan, busana dengan bahan katun juga lebih mudah dicuci dan dirawat, bisa menggunakan mesin cuci. Sementara material linen perlu usaha yang lebih lembut untuk perawatannya.
Perbandingan kedua material di atas tampaknya bisa memberi gambaran tentang bahan yang baik digunakan selama musim panas. Kalau kamu lebih suka yang mana?