Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Malam Lailatulqadar Istimewa? Ini Keutamaannya dalam Islam
suasana di Masjidilharam saat malam (unsplash.com/Izuddin Helmi Adnan)
  • Lailatulqadar diyakini sebagai malam pertama kali diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad.

  • Ibadah pada malam Lailatulqadar disebut lebih baik daripada 1.000 bulan.

  • Malam ini juga diyakini sebagai waktu turunnya malaikat dan terbukanya ampunan bagi orang yang beribadah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ramadan selalu jadi momen yang ditunggu oleh umat muslim, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia. Salah satu alasannya karena hanya saat Ramadan, malam Lailatulqadar terjadi. Malam Lailatulqadar memang merupakan malam yang istimewa. Dalam Al-Qur'an, surah Al-Qadr ayat 3 bahkan tertera bahwa malam ini lebih baik dari 1.000 bulan.

Uniknya, gak ada yang tahu kapan tepatnya malam Lailatulqadar terjadi. Namun, hadis sahih menyebutkan bahwa malam ini terjadi pada salah satu malam ganjil 10 hari terakhir Ramadan. Lantas apa, sih, yang membuat malam ini begitu istimewa hingga disebut lebih baik dari 1.000 bulan? Berikut alasannya!

1. Malam diturunkannya kitab suci Al-Qur'an untuk pertama kali

kitab suci Al-Qur'an (unsplash.com/Lexi T)

Sebagai muslim, membaca Al-Qur'an menjadi aktivitas yang sering kita lakukan. Namun, tahukah kamu bahwa ayat-ayat pertama Al-Qur'an yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ternyata diturunkan saat Ramadan, tepatnya saat malam Lailatulqadar? Fakta ini disebutkan dalam surah Al-Qadr ayat 1, Allah subhanahuwataala berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya:

“Sesungguhnya, Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan.” (QS. Al-Qadr 97:1).

Mayoritas ulama setuju bahwa kitab suci Al-Qur'an diturunkan dalam dua tahap. Pertama, Al-Qur'an diwahyukan secara keseluruhan oleh malaikat Jibril dari Lauhulmahfuz ke Baitul Izzah di Bumi, sebelum akhirnya diwahyukan kepada Rasulullah SAW secara bertahap selama 23 tahun masa kenabiannya.

2. Pahala beribadah pada malam Lailatulqadar lebih baik dari 1.000 bulan

orang sedang salat (unsplash.com/Aldin Nasrun)

Kamu pasti sering mendengar bahwa malam Lailatulqadar itu lebih baik dari 1.000 bulan. Namun, apa, sih, sebetulnya makna dari kalimat ini? Pernyataan bahwa malam Lailatulqadar lebih baik dari 1.000 bulan awalnya berasal dari surah Al-Qadr ayat 3, Allah subhanahuwataala berfirman: 

َيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya:

“Malam kemuliaan itu lebih baik daripada 1.000 bulan.” (QS. Al-Qadr 97:3).

Buat kamu yang bingung maksudnya, ayat ini menjelaskan mengenai keutamaan malam Lailatulqadar. Dalam setiap amal dan ibadah yang dilakukan pada malam tersebut akan mendapatkan pahala berlipat ganda. Ini setara dengan ibadah selama 1.000 bulan atau sekitar 83 tahun lamanya.

3. Malam saat pintu ampunan terbuka lebar

seorang pria tua sedang berdoa (unsplash.com/Alim)

Gak hanya pahala berlipat untuk setiap ibadah yang kita lakukan, keistimewaan lainnya dari malam Lailatulqadar ialah pintu ampunan yang dibuka lebar. Rasulullah bersabda:

“Barang siapa yang melaksanakan salat pada malam Lailatulqadar karena iman dan mengharapkan pahala, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari No. 1901, Muslim No. 760).

Sebagai manusia, kita tentu gak luput dari dosa. Dosa ini termasuk dosa yang dilakukan secara sadar atau gak. Ada pula dosa kecil maupun besar. Nah, malam Lailatulqadar bisa jadi kesempatan bagi kita umat muslim memohon ampunan untuk setiap dosa yang pernah kita lakukan sebelumnya.

4. Malam saat para malaikat turun ke Bumi

penampakan Galaksi Bima Sakti di langit malam (unsplash.com/Drs Dng)

Semasa para nabi dan rasul hidup, malaikat seperti Jibril alaihi salam sering kali turun ke Bumi untuk menyampaikan wahyu. Ketika Rasulullah meninggal dunia, tugas Malaikat Jibril juga selesai. Namun, pada malam Lailatulqadar, Malaikat Jibril akan turun kembali ke Bumi. Bukan hanya Jibril, seluruh malaikat juga ikut turun ke Bumi untuk menyertai hamba-hamba Allah yang beribadah pada malam Lailatulqadar. Allah subhanahuwataala berfirman: 

َنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ

Artinya:

“Pada malam itu, turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.” (QS. Al-Qadr 97:4).

Melihat keistimewaan-keistimewaan ini, sebagai muslim sayang sekali rasanya jika kita melewatkan malam penuh berkah ini begitu aja. Namun, kita sendiri juga gak tahu kapan tepatnya malam Lailatulqadar terjadi. Karena itu, kita bisa memperbanyak ibadah dan amal saleh selama Ramadan, terutama 10 malam terakhir.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎