Pernahkah kamu pergi ke supermarket dengan niat membeli beberapa barang, tetapi akhirnya pulang membawa lebih banyak belanjaan karena diskon? Apa mungkin kamu pernah membeli sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan hanya karena ada tulisan "potongan 50 persen" atau "flash sale"? Fenomena ini sangat umum terjadi. Bahkan, banyak orang yang merasa lebih senang mendapatkan barang diskon dibandingkan membeli barang yang sama dengan harga normal.
Menariknya, perasaan tersebut bukan sekadar soal menghemat uang. Ada faktor psikologis yang membuat produk diskon terasa jauh lebih menarik dibandingkan produk dengan harga biasa. Strategi diskon telah digunakan oleh pelaku bisnis selama puluhan tahun karena terbukti efektif memengaruhi keputusan konsumen. Tidak heran jika musim promo besar, seperti harbolnas, flash sale, atau diskon akhir tahun, sering kali berhasil menarik perhatian banyak pembeli. Di sini, kita akan membahas kenapa produk diskon terasa lebih menarik?
