Bayangkan kamu sudah begadang semalaman demi mengedit video perdana yang menurutmu akan viral dalam sekejap. Namun, setelah menekan tombol unggah, kenyataannya justru pahit karena hanya ada dua penonton yang mampir, itu pun mungkin salah satunya adalah akunmu sendiri. Momen menyakitkan ini biasanya berakar dari kesalahan paling sering dilakukan content creator pemula yang jarang disadari karena terlalu antusias di awal perjalanan.
Memulai karier di dunia digital memang penuh tantangan yang gak melulu soal estetika visual semata. Kamu perlu memahami bahwa strategi di balik layar jauh lebih krusial daripada sekadar mengikuti tren yang sedang naik daun. Dengan mengenali lubang-lubang kegagalan lebih awal, kamu bisa menghemat waktu bertahun-tahun dan membangun basis audiens yang jauh lebih solid serta loyal.
