potret Reza Riyady Pragita dan Penerima SATU Indonesia Awards hadiri Bootcamp Astra 2025 di Bali (motorkux.id)
Reza meraih SATU Indonesia Awards provinsi untuk bidang kesehatan di tahun 2022 dari PT Astra International tbk. Ia tidak pernah mengajukan diri, tapi tiba-tiba mendapat pesan di Instagram yang menanyainya tentang program SAUS. Saat dinyatakan menjadi salah satu pemenang, ia juga tidak memercayainya. Ia awalnya sempat mengira bahwa pesan yang berisi kemenangannya itu merupakan penipuan.
Setelah meraih SATU Indonesia Awards, Reza merasa semakin semangat untuk meneruskan cita-citanya untuk mengalirkan kebaikan. Ia berharap kehadiran bak penampungan air tidak hanya membantu masyarakat untuk menjaga PHBS. Tapi, kalau bisa juga membuat anak-anak muda menjadi lebih mandiri dan tidak lagi merantau ke Denpasar atau pergi bekerja di kapal pesiar.
Reza berharap anak-anak muda bisa mandiri dan memajukan Desa Ban dengan kehadiran air dari program SAUS. Bahkan, Reza juga ingin agar masyarakat bisa menemukan potensinya hingga memiliki perusahaan air mineralnya sendiri.
Dari segi pariwisata, Reza merasa masyarakat Bali sangat spiritual. Belakangan, tradisi melukat sudah mulai terkenal. Melukat merupakan tradisi umat Hindu Bali yang dilakukan di daerah yang memiliki perairan atau sumber air. Tradisi ini berfungsi sebagai ritual pembersihan diri. Ia ingin agar masyarakat bisa membuat tirta pemelukatan yang akan menjadi daya tarik desa.
“Jadi saya itu penginnya masyarakat itu ada atau tidak adanya saya, itu sejahtera gitu. Itu pemikiran saya dan saya berharap proyek SAUS ini bisa menjadi percontohan untuk penyelesaian masalah air bersih di Bali.”
Reza berharap dengan adanya program SAUS, akan ada banyak gerakan positif lainnya yang muncul. Menurutnya, Indonesia bukan hanya butuh orang pintar. Melainkan, butuh jutaan orang yang mau memulai sebuah perubahan yang nantinya akan mengalirkan banyak kebaikan. Terlebih, ia ingin menjadi manusia yang bermanfaat bagi yang lainnya.
“Karena prinsip dalam hidup saya itu adalah hidup seperti pohon, hidup untuk menghidupi,” tutur Reza.
Reza menjadi perawat yang mengalirkan air bersih di Desa Ban yang begitu terisolir di pedalaman Bali. Dengan kepekaannya sebagai seorang perawat, ia terjun langsung ke lapangan untuk mendekatkan sumber air bersih. Meski terlihat sederhana, kebaikannya berdampak besar dan menjadi inspirasi bagi orang-orang di sekitarnya.