Karyawan J99 Corp. memperingati hari Kartini (dok. J99 Corp.)
Seluruh karyawan Juragan 99 Garment, merupakan warga lokal yang berada di sekitar lokasi pabrik, tepatnya di kawasan Pakisaji, Malang. Kebanyakan adalah para perempuan penjahit berpengalaman, namun tak jarang ada pula yang baru mulai belajar menggeluti dunia garmen melalui pelatihan di perusahaan. Hal ini selaras dengan prinsip Women with Value yang menjadi salah satu spirit dalam J99 Corp. yang digaungkan oleh sang founder, Shandy Purnamasari.
"Semangat RA Kartini benar-benar menjadi inspirasi saya untuk terus konsisten mendukung pemberdayaan perempuan, kami selalu mendorong perempuan Indonesia untuk terus memiliki skill baru, semangat belajar, dan mandiri secara finansial. Kami menyadari betul kalau perempuan tak hanya memiliki peran penting dalam rumah tangga sebagai istri dan ibu, tapi juga tetap bisa menjadi profesional dengan dedikasi dan kemampuan yang mereka miliki," ungkap Shandy Purnamasari.
"Hal ini terbukti dengan beragam kisah karyawan perempuan kami di seluruh unit bisnis, termasuk Juragan 99 Garmen. Saya pribadi bahkan terlibat langsung dengan para desainer pakaian di Juragan 99 Garment untuk brand Fabrica Project, yang juga adalah perempuan," tambahnya.
Salah satu karyawan senior Juragan 99 Garment, Pudji (47 tahun), telah menjadi penjahit selama 26 tahun dan mengabdikan diri di J99 Corp. selama sekitar 3 tahun belakangan. Dirinya menuturkan bahwa lingkungan kerjanya saat ini justru terasa sebagai sebuah keluarga.
"Semua orang saling mendukung dan bekerja dengan gembira. Kami sepekan ini memakai kebaya dan kain, wah saya malah jadi tambah semangat berangkat kerja karena seru jadi tidak terasa beban saat bekerja. Di Juragan 99 Garment kami selalu disemangati untuk belajar, memberikan yang terbaik, dan berkembang. Makanya saya betah di sini,” pungkasnya.