Mischa dan Marcel Chandrawinata saat melakukan perawatan di klinik Dermapro, Tanjung Duren. (Dok. Dermapro)
Di antara keduanya, Marcel menjadi sosok pelopor yang pertama kali berani mencoba perawatan di Dermapro SF, sebelum akhirnya berhasil membujuk sang kembar, Mischa, untuk ikut serta.
"Gue selalu mikir kalo pain tolerance laki-laki tuh kecil ya, dan di sini gak sakit sama sekali. Akhirnya gue nularin si Mischa dan dia mau ikutan. Tapi gue lebih sering dateng ke sini dibanding dia," ungkap Marcel mengenang pengalamannya.
Bagi si kembar, kenyamanan menjadi prioritas utama dan faktor minim rasa sakit inilah yang menjadi kunci keberanian mereka menjalani perawatan. Apalagi, sebagai publik figur yang selalu tampil di layar kaca, mereka merasa semakin perlu menjaga penampilan, terutama seiring bertambahnya usia.
"Di usia gue sama Mischa ini kan emang udah harus banyak perawatan, karena kalau di depan kamera yang kita jual kan wajah," tambah Marcel.
Berkat pengalaman positif ini, perawatan di Dermapro SF kini menjadi rutinitas bagi keduanya, yang sekaligus menunjukkan bahwa pria juga bisa dan perlu merawat diri tanpa rasa khawatir.
"Gue (dulu) lebih pilih olahraga, berat-beratan, daripada masuk jarum, itu dulu. Tapi pas sudah mulai di Dermapro SF gue gak takut lagi, dulu tuh suntikan say no banget, buat suntikan vitamin di lokasi syuting aja malas," ujar Mischa.