“The manipulator” adalah sebutan bagi orang-orang manipulatif yang pandai memanipulasi pikiran orang-orang yang ada di sekitarnya untuk mencapai keinginan atau tujuan apapun yang ingin ia capai. Walau gak semua tujuan buruk, sayangnya banyak orang dengan maksud buruk menggunakan teknik manipulasi psikologis untuk mendapatkan apa yang ia inginkan, seperti yang banyak dilakukan oleh penipu.
Salah satu contoh trik para manipulator penipu misalnya dengan membuatmu melakukan sesuatu seperti transfer sejumlah uang atau memberikan kode OTP atau data pribadi kepada mereka. Jika kamu sudah memberikan data bersifat pribadi kepada penipu, akan semakin mudah bagi mereka untuk mengakses akun e-mail, media sosial bahkan hingga e-cash kamu. Dan hal ini bukan termasuk hacking atau peretasan ya, karena hacking berarti menyerang teknologinya. Manipulator menyerang psikologis agar kamu melakukan apa yang mereka inginkan.
Ulah manipulator di dunia maya lainnya seperti berjualan dengan menyediakan barang yang sangat murah. Agar lebih meyakinkan mereka juga menyediakan testimoni positif. Bermodalkan dua hal ini mereka memancing para korban untuk melakukan transaksi. Agar korbannya gak berpikir panjang, para penipu juga biasanya menyediakan pembayaran lewat dompet digital. Wah, harus lebih hati-hati nih, guys!
Terus bagaimana dong cara menghindari para manipulators ini ketika bertransaksi online? Tenang, kali ini ada tips yang bisa kamu catat nih dari GoPay. Tipsnya adalah JAGA. Pokoknya, jika ingin terhindar dari modus penipuan, ingat JAGA ya! Nah, JAGA sebenarnya singkatan dari:
J - Jangan transfer di luar aplikasi (selalu bertransaksi di platform resmi) dan jangan transfer ke nomor yang kamu tidak kenal
A - Amankan data pribadi (seperti nomor identitas, tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor telepon, dsb)
G - Gunakan PIN / biometrik untuk semakin mengamankan transaksi
A - Adukan hal mencurigakan ke halaman bantuan resmi