Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
serial The Perfect Couple adaptasi novel One Perfect Couple.
serial The Perfect Couple adaptasi novel One Perfect Couple (dok. Netflix/The Perfect Couple)

Intinya sih...

  • All This Could Be Yours — Hank Phillipi Ryan: Tessa, penulis best-seller, menghadapi ancaman misterius selama tur promosi bukunya, menggambarkan konflik kehidupan publik dan pribadi.

  • One Perfect Couple — Ruth Ware: Peserta reality show berubah menjadi kisah bertahan hidup brutal saat badai mengancam, menunjukkan rapuhnya manusia di balik ketenaran.

  • Rise and Shine — Anna Quindlen: Pembawa acara morning show kehilangan segalanya dan menjalani fase pencarian jati diri yang menyakitkan, membahas tekanan media dan cancel culture.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ketenaran sering digambarkan sebagai puncak kesuksesan penuh sorotan kamera, penggemar yang memuja, dan hidup yang tampak sempurna dari luar. Namun di balik gemerlap itu, ada rasa takut yang jarang dibicarakan. Dunia hiburan dan popularitas ternyata menyimpan sisi gelap yang bisa menghancurkan mental dan kehidupan seseorang dalam sekejap.

Enam novel thriller ini membuktikan bahwa popularitas bukan selalu berkah. Lewat kisah para bintang reality show hingga aktor Hollywood, cerita-cerita berikut mengupas bagaimana ketenaran bisa berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam dan sulit dihindari. Berikut deretan novel thriller yang membongkar sisi gelap ketenaran.

1. All This Could Be Yours — Hank Phillipi Ryan

buku All This Could Be Yours (macmillan.com)

Novel ini mengikuti Tessa, seorang penulis best-seller yang sedang menjalani tur promosi buku ke berbagai kota. Hidupnya tampak sempurna dengan pembaca membludak dan jadwal penuh acara. Namun perlahan, Tessa mulai merasa ada yang salah ketika ancaman demi ancaman muncul dari sosok misterius yang ingin menghancurkan karier dan keluarganya.

Setiap kota dan hotel baru justru membawa teror yang semakin intens. Novel ini kuat dalam menggambarkan sisi belakang dunia tur buku yang jarang dibahas, sekaligus konflik batin antara kehidupan publik dan pribadi. Ketegangan dibangun secara perlahan tapi konsisten, membuat pembaca ikut merasa waspada dan tidak nyaman seperti sang tokoh utama.

2. One Perfect Couple — Ruth Ware

buku One Perfect Couple (ruthware.com)

Buku ini menawarkan sudut pandang berbeda tentang ketenaran melalui dunia reality show. Sekelompok peserta dikarantina di pulau terpencil demi meraih popularitas instan, lengkap tanpa ponsel dan akses dunia luar. Awalnya, semua orang fokus pada kamera dan ketenaran, sampai sebuah badai dahsyat mengubah segalanya.

Ketika komunikasi terputus dan nyawa mulai melayang, ambisi akan ketenaran terasa tidak relevan lagi. Ruth Ware dengan cerdas mengubah kompetisi hiburan menjadi kisah bertahan hidup yang brutal. Novel ini menegangkan, penuh konflik antar karakter, dan menunjukkan betapa rapuhnya manusia ketika topeng ketenaran runtuh.

3. Rise and Shine — Anna Quindlen

buku Rise and Shine (

Tokoh utama novel ini adalah pembawa acara morning show nasional yang hidupnya runtuh akibat satu kesalahan fatal yakni tertangkap hot mic. Dalam sekejap, ia kehilangan pekerjaan, status, dan cinta publik yang dulu memujanya. Dari posisi puncak, ia terjun bebas ke fase pencarian jati diri yang menyakitkan.

Melalui hubungan dengan sang adik yang bekerja sebagai pekerja sosial, novel ini membahas ketenaran dari sisi emosional dan kemanusiaan. Tragedi keluarga yang menyusul memperdalam luka sang tokoh utama. Meski tidak penuh aksi, cerita ini menghantui karena terasa sangat nyata dan relevan dengan cancel culture dan tekanan media.

4. Misery — Stephen King

buku Misery (stephenking.com)

Ini adalah salah satu novel klasik tentang sisi gelap ketenaran yang paling ikonik. Seorang penulis terkenal mengalami kecelakaan dan diselamatkan oleh penggemar fanatik yang mengaku sebagai penggemar nomor satu. Masalahnya, penggemar ini tidak bisa menerima arah cerita favoritnya dan memutuskan untuk mengontrol hidup sang penulis.

Stephen King dengan brilian mengeksplorasi hubungan beracun antara kreator dan penggemar. Ketegangan muncul bukan dari dunia luar, melainkan dari ruang sempit dan relasi yang penuh obsesi. Misery membuktikan bahwa ketenaran bisa menciptakan monster yang sangat nyata dan mematikan.

5. The Disappearing Act — Catherine Steadman

buku The Disappearing Act (waterstones.com)

Mia adalah aktris Inggris yang datang ke Hollywood dengan harapan besar. Namun sebuah kejadian kecil di tempat audisi berujung pada misteri besar ketika wanita itu menghilang tanpa jejak. Rasa penasaran Mia membawanya masuk ke dunia gelap industri film.

Novel ini menggambarkan Hollywood sebagai tempat penuh ilusi dan rahasia. Ambisi, persaingan, dan identitas palsu saling bertabrakan dalam cerita yang penuh twist tak terduga. Ketegangan meningkat seiring Mia menyadari bahwa mengejar ketenaran bisa menempatkan nyawanya dalam bahaya nyata.

6. The Plot — Jean Hanff Korelitz

buku The Plot (jeanhanffkorelitz.com)

Jake adalah penulis gagal yang hidupnya berubah drastis setelah mencuri ide brilian dari muridnya yang telah meninggal. Buku itu membawanya pada ketenaran dan kesuksesan yang selama ini ia impikan. Namun kebahagiaan itu tidak berlangsung lama ketika seseorang mulai mengirim ancaman dan mengetahui rahasianya.

Novel ini bukan hanya thriller, tapi juga refleksi tentang moralitas dan ego. Bahasanya indah, tapi ketegangannya menusuk perlahan. The Plot menunjukkan bahwa ketenaran yang dibangun di atas kebohongan akan selalu menuntut harga yang mahal.

Keenam novel thriller yang membongkar sisi gelap ketenaran sama-sama menegaskan satu hal, yakni popularitas bukan sekadar sorotan serta tepuk tangan. Ada rasa takut, tekanan, dan bahaya yang mengintai di balik popularitas. Jadi, setelah membaca daftar ini, masihkah ketenaran terlihat seindah yang dibayangkan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team