Tak semua orang membaca Harry Potter di usia yang sama. Ada yang pertama kali membukanya waktu masih SD, ada yang baru menemukan serinya saat SMA, bahkan ada yang baru menonton filmnya saat ini. Tapi, ada satu hal yang hampir selalu sama. Di titik tertentu dalam perjalanan membaca atau menontonnya, ada adegan atau dialog yang tiba-tiba terasa terlalu dekat. Bukan karena kita pernah menghadapi Voldemort, tapi karena kita pernah merasa seperti Harry. Sendirian dan menanggung sesuatu yang rasanya terlalu besar untuk satu orang.
Mungkin itu kenapa, cerita ini bertahan lebih dari dua dekade dan masih terus ditemukan oleh generasi baru. Bahkan musim kedua Harry Potter pun teaser-nya sudah muncul. Di balik semua mantra dan petualangannya, Harry Potter menyimpan sesuatu yang jauh lebih sunyi dan personal. Fragmen-fragmen hidup tentang bertahan, berduka hingga belajar percaya lagi setelah dikhianati. Hal-hal yang gak selalu mudah dibicarakan, tapi entah kenapa lebih mudah dirasakan ketika kita melihatnya terjadi pada karakter yang sudah kita kenal seperti teman lama. Lantas, apa saja pelajaran hidup dari Harry Potter yang diam-diam mungkin menyelinap sebagai 'penyembuh'?
