3 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tiru Seandainya Dunia Harry Potter Nyata

- Harry Potter Universe bukan cuma hiburan, tapi juga menyimpan banyak nilai hidup positif yang bisa diterapkan di dunia nyata.
- Kisah para tokohnya mengajarkan pentingnya menghadapi ketakutan, tetap percaya diri, dan menjadi diri sendiri tanpa takut berbeda.
- Film dan novel ini juga menekankan pentingnya menghargai hal-hal kecil serta memberi apresiasi atas tindakan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Harry Potter Universe baik novel maupun fim sukses menarik banyak penggemar di seluruh dunia. Harry Potter Universe seolah menyihir para penggemar lewat cerita dan sinematografinya yang memanjakan mata. Meski membawa kisah bergenre fantasi tentang dunia sihir, Harry Potter menyimpan banyak pelajaran hidup yang bisa diteladani.
Tujuh novel dan delapan film Harry Potter selalu menyajikan kisah yang berbeda. Namun, semuanya memberikan pesan dan kebiasaan positif yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Seandainya dunia Harry Potter itu nyata, kamu bisa mengikuti kebiasaan-kebiasaan positif dalam artikel ini.
1. Ketakutan harus dihadapi, bukan dihindari

Banyak hal-hal kecil dalam film Harry Potter yang mengajarkan kita melawan ketakutan. Seperti halnya Harry Potter yang takut dengan Dementor, tetapi ia justru harus menghadapi langsung ketakutannya itu. Begitu pula Ron yang takut laba-laba, tapi harus mengikuti 'laba-laba' itu untuk mendapatkan obat buat Hermione. Hal kecil seperti ini memuat pesan bermakna bahwa ketakutan bukanlah suatu hal yang harus dihindari.
Setiap orang mungkin memiliki banyak ketakutan dalam hidup. Namun, hidup akan terus berjalan. Justru, keberanian menghadapi ketakutan itulah yang akan membentuk kita menjadi pribadi yang berbeda dan lebih berkualitas.
2. Tetap menjadi diri sendiri dan percaya diri menunjukkan keunikanmu

Simpel tapi sulit untuk dilakukan adalah menjadi diri sendiri. Butuh kepercayaan diri yang kuat dan gak bisa dibangun secara instan. Justru lewat film Harry Potter, kita bisa belajar untuk berani bersikap otentik. Belajarlah dari Luna Lovegood yang dianggap nyentrik dan kerap terlihat aneh karena sering berbicara sendiri. Namun, ia tetaplah menjadi dirinya sendiri.
Lingkungan sekitarmu mungkin ada yang tidak bisa menerima atau memahami dirimu. Namun, jujur kepada diri sendiri lebih penting daripada mendapatkan validasi dari sekitar. Saat kita berani menerima keunikan diri, maka itu tandanya kita gak perlu berpura-pura menjadi orang lain.
3. Selalu mengapresiasi hal-hal kecil dan positif

Selalu ada yang menarik dari Hogwarts. Seandainya Hogwarts ada di dunia nyata, mungkin banyak orang tertarik untuk masuk ke dalamnya. Tak banyak yang menyadari bahwa setiap hal-hal kecil yang dilakukan oleh murid Hogwarts punya dampak.
Albus Dumbledore kerap memberikan reward bukan karena melakukan hal besar, melainkan hal-hal kecil seperti membantu orang lain. Kebiasaan seperti ini juga perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga perlu memberikan apresiasi kepada orang lain atau diri sendiri atas hal-hal positif yang sudah dilakukan.
Dunia Harry Potter memang berbeda. Namun, banyak nilai moral yang rasanya begitu dekat dan nyata untuk diterapkan dalam kehidupan ini. Kalau dari tiga kebiasaan di atas, mana nih yang paling ingin kamu terapkan?