Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi hidup sehat
ilustrasi hidup sehat (unsplash.com/Gabriel Martin)

Intinya sih...

  • Milenial dan gen Z memilih kebiasaan kecil yang realistis, seperti membawa botol minum sendiri dan mengganti camilan dengan makanan kukusan. Langkah sederhana ini mudah dilakukan setiap hari dan membantu menjaga asupan tubuh. Konsistensi menjadi kunci utama perubahan gaya hidup mereka.

  • Pola hiburan juga bergeser ke arah yang lebih tenang dan ramah kesehatan. Banyak anak muda mengurangi dugem dan memilih nongkrong santai, aktivitas komunitas, atau waktu istirahat berkualitas. Pilihan ini membuat tidur lebih teratur dan pengeluaran lebih terkendali.

  • Olahraga ringan dan jalan kaki menjaga tubuh aktif, sementara menulis jurnal membantu mengelola stres serta memberi jarak sehat dari layar yang sering kali menyita waktu.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Perubahan gaya hidup terlihat makin jelas dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak tren hidup sehat mulai ramai dibicarakan di media sosial. Bukan lagi sekadar soal diet ketat atau olahraga ekstrem, tren hidup sehat kini lebih dekat dengan kebiasaan kecil yang terasa realistis dilakukan setiap hari.

Milenial dan gen Z cenderung memilih langkah sederhana yang konsisten, daripada perubahan drastis yang sulit dipertahankan konsistensinya. Berikut lima perubahan yang paling sering terlihat. Simak, yuk!

1. Banyak anak muda kini mulai membawa botol minum sendiri

ilustrasi botol minum (unsplash.com/Christian Dala)

Kebiasaan membawa botol minum (tumbler) kini bukan sekadar gaya, melainkan kebutuhan yang semakin terasa praktis. Banyak orang memilih botol besar dengan penanda waktu agar konsumsi air tetap terpantau sepanjang hari. Kebiasaan ini sering muncul karena aktivitas padat membuat orang lupa minum. Selain itu, membawa botol sendiri juga mengurangi pengeluaran kecil yang biasanya tidak disadari, seperti membeli minuman air putih dalam kemasan.

Fenomena ini semakin terlihat sejak banyak unggahan media sosial yang menunjukkan target minum harian. Tidak sedikit yang menjadikan botol minum sebagai bagian dari desk setup atau perlengkapan wajib saat bepergian. Ada pula yang memilih botol berinsulasi, botol minum tahan panas atau dingin, agar suhu minuman tetap terjaga sepanjang hari.

2. Anak muda mulai mengurangi kebiasaan dugem

ilustrasi dugem (unsplash.com/David Jackson)

Perubahan gaya hiburan terlihat jelas dari berkurangnya minat terhadap aktivitas dunia gemerlap (dugem), misalnya ke pub, bar, diskotek, dan sebagainya. Banyak anak muda kini memilih berkumpul di tempat yang lebih santai, misalnya kafe, taman kota, atau bertemu dengan sesama lewat acara komunitas. Selain alasan kesehatan, faktor pengeluaran juga sering menjadi pertimbangan karena aktivitas hiburan malam cenderung membutuhkan biaya besar. Tidak sedikit pula yang merasa waktu tidur menjadi lebih teratur setelah mengurangi kebiasaan tersebut.

Media sosial ikut memperlihatkan pergeseran ini lewat tren nongkrong yang lebih tenang. Banyak unggahan menunjukkan kegiatan, seperti late night coffee, piknik malam hari, atau nonton film bersama di rumah. Pilihan hiburan ini terasa lebih masuk akal, terutama secara finansial, sekaligus tidak mengganggu aktivitas keesokan harinya. Pergeseran ini menunjukkan bahwa gaya hidup sehat kini tidak selalu identik dengan olahraga, tetapi juga cara menikmati waktu luang.

3. Gen Z dan milenial mulai rutin menjajal beragam olahraga

ilustrasi joging (unsplash.com/Kate Trifo)

Olahraga kini tidak lagi selalu identik dengan latihan berat di pusat kebugaran. Banyak orang memilih aktivitas ringan, seperti jalan kaki sore atau saat akhir pekan, joging santai, atau mulai coba-coba ikut fun run sampai maraton. Pilihan seperti badminton, tenis, minifootball, hingga padel juga makin populer dan digemari karena terasa menyenangkan. Aktivitas ini lebih mudah dipertahankan secara konsisten karena tidak membutuhkan persiapan rumit.

Tren ini terlihat dari banyaknya komunitas olahraga yang terbentuk secara informal. Banyak orang bergabung lewat media sosial untuk mencari teman olahraga dengan jadwal yang terbilang sangat fleksibel. Bahkan, beberapa memilih berjalan kaki sebagai transportasi jarak dekat agar tetap aktif sambil menyalakan alat pelacak performa, seperti Strava. Cara ini membuat olahraga terasa lebih asyik dalam rutinitas sehari-hari yang sudah sangat padat.

4. Semakin banyak yang beralih ke camilan kukusan

ilustrasi singkong kukus (vecteezy.com/kiki candra)

Pilihan camilan sehat kini semakin beragam dan tidak lagi terbatas pada produk kemasan mahal. Banyak orang kembali memilih makanan tradisional, seperti ubi, singkong, jagung, atau pisang yang dikukus. Selain mudah ditemukan, metode memasak ini dianggap lebih sederhana karena tidak membutuhkan minyak tambahan. Rasa alami bahan makanan juga lebih terasa tanpa banyak bumbu.

Tren ini terlihat dari banyak konten yang menunjukkan meal prep sederhana berbasis bahan kukusan. Beberapa orang bahkan membawa bekal kukusan sebagai pengganti camilan instan saat bekerja atau kuliah. Kebiasaan ini dinilai lebih praktis karena bahan dapat disiapkan sekaligus untuk beberapa hari. Selain murah, aneka camilan kukusan yang mudah didapat ini juga rasanya sangat familiar.

5. Menulis jurnal pribadi untuk membantu mengurai stres

ilustrasi menulis jurnal (unsplash.com/Emma Dau)

Kebiasaan menulis jurnal kembali populer dengan berbagai bentuk yang lebih kreatif. Ada yang membuat habit tracker untuk mencatat aktivitas harian, ada pula yang menulis cerita pribadi sebagai cara mengekspresikan diri. Jenis lain seperti junk journal juga semakin banyak diminati, misalnya dengan menempel setruk belanja, tiket, atau kemasan produk sebagai kenangan. Aktivitas ini terasa sederhana, tetapi memberi ruang untuk merekam pengalaman sehari-hari.

Fenomena ini terlihat dari banyak unggahan yang menunjukkan proses menghias jurnal yang secara visual terasa menarik dan gampang untuk diikuti. Banyak orang merasa kegiatan menulis menjadi cara untuk berhenti sejenak dari layar digital yang menuntut kita untuk doomscrolling. Selain itu, jurnal juga membantu melihat perkembangan kebiasaan individu dari waktu ke waktu secara konkret. Tidak heran jika kebiasaan lama ini kembali populer dalam bentuk yang lebih modern dan pastinya sangat seru.

Perubahan tren hidup sehat menunjukkan bahwa kebiasaan kecil ternyata lebih mudah bertahan dibanding kebiasaan besar yang sulit dijalankan. Banyak orang kini memilih cara sederhana, tetapi konsisten, agar gaya hidup sehat terasa realistis. Dari sejumlah perubahan tren hidup sehat di atas, mana yang sudah atau berniat kamu lakukan pada 2026 ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎