Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi wanita menatap fokus ke laptop (pexels.com/lizasummer)
ilustrasi wanita menatap fokus ke laptop (pexels.com/lizasummer)

Pernah merasa harimu sudah terasa berat padahal jam masih menunjukkan siang? Tugas menumpuk, notifikasi gak berhenti berbunyi, dan rasanya energi terkuras bahkan sebelum kamu sempat istirahat sejenak. Di momen seperti ini, bad mood sering datang tanpa aba-aba dan bikin semuanya terasa makin rumit.

Padahal, kamu gak perlu kabur ke tempat liburan atau mengambil cuti panjang untuk memperbaiki suasana hati. Kadang, yang kamu butuhkan cuma 10–15 menit untuk berhenti sejenak dan melakukan reset kecil. Berikut cara-cara simpel yang bisa langsung kamu coba saat mood sedang turun. Yuk, simak!

1. Jalan santai cari ruang hijau

ilustrasi mahasiswa memakai earphone (pexels.com/charlottemay)

Saat kepala terasa penuh, coba ajak diri sendiri keluar sebentar. Kamu gak harus pergi jauh ke alam terbuka, cukup cari area dengan pepohonan, taman kecil, atau deretan tanaman di sekitar rumah maupun kantor. Unsur hijau yang sederhana ini bisa membantu pikiran terasa lebih tenang dan napas jadi lebih lega.

Jamie Keaton Jones, seorang psikoterapis, dikutip dari Real Simple, menjelaskan pentingnya paparan alam, terutama di pagi hari. Berjalan santai mencari ruang hijau dapat membantu mengatur ritme sirkadian, yang mungkin bermanfaat jika kamu mengalami kesulitan tidur.

“Jika memungkinkan, pertimbangkan untuk berjalan di pagi hari agar sinar matahari pagi mengenai wajah,” ujar Jamie Keaton Jones.

2. Hubungi seseorang yang kamu percaya

ilustrasi wanita memegang tablet dan handphone (pexels.com/olly)

Saat suasana hati sedang buruk, kita cenderung menarik diri. Padahal, mengirim pesan singkat atau menelepon teman bisa menjadi pengingat bahwa kamu punya dukungan. Interaksi kecil tetap bisa memberi dampak besar.

Rebecca Love, PsyD, seorang psikolog, dikutip dari Real Simple, menjelaskan, meluangkan beberapa menit untuk menelepon singkat atau mengirim pesan penuh perhatian dapat membantu membangun kembali koneksi dan mengingatkan kita pada dukungan serta cinta yang ada di sekitar kita. Kadang, rasa dipahami sudah cukup untuk memperbaiki hari.

3. Putar lagu favorit dan bergerak

ilustrasi memakai headphone (pexels.com/karolinagrabowska)

Musik punya kemampuan unik untuk mengubah suasana hati dalam hitungan menit. Pilih beberapa lagu yang bikin kamu semangat, lalu dengarkan sambil sedikit bergerak atau sekadar mengangguk mengikuti irama. Gerakan kecil bisa membantu tubuh melepas ketegangan.

Laura Todd, terapis dan pendiri Early Bonds Therapy, dikutip dari Real Simple, mengatakan, memutar lagu yang membuat perasaan membaik dan bergerak mengikuti iramanya dapat membantu memperbaiki suasana hati serta melepaskan ketegangan dan kecemasan. Kombinasi musik dan gerak ringan membantu tubuh keluar dari mode stres. Hasilnya, pikiran terasa lebih ringan.

4. Mandi dengan fokus pada indra

ilustrasi mandi di bathub (pexels.com/rdne)

Daripada mandi sambil memikirkan daftar tugas, coba lakukan dengan lebih sadar. Perhatikan suhu air di kulit, aroma sabun, dan suara air yang mengalir. Sensasi sederhana ini bisa membantu menenangkan sistem saraf.

Cobalah nikmati kegiatan mandi ini dengan pelan dan tidak terburu-buru. Cara ini membantu mengalihkan pikiran dari lingkaran stres tanpa menambah aktivitas baru.

“Dibandingkan mandi dengan terburu-buru secara autopilot, luangkan beberapa menit untuk secara sengaja menyadari indra kamu,” kata Chloë Bean, seorang terapis, dikutip dari Real Simple .

5. Rapikan satu sudut kecil

ilustrasi menutup sofa dengan kain (pexels.com/bluebird)

Saat bad mood datang, lingkungan yang berantakan bisa membuat pikiran terasa makin sesak. Alih-alih membersihkan seluruh ruangan, coba fokus pada satu sudut kecil seperti meja kerja, laci, atau meja dapur. Tugas yang sederhana dan terukur ini terasa lebih ringan untuk diselesaikan dalam 15 menit.

Melihat satu area berubah jadi rapi bisa memberi rasa lega dan pencapaian instan. Tanpa disadari, pikiran ikut terasa lebih tertata karena visual di sekitarmu juga lebih bersih. Reset kecil ini sederhana, tapi cukup efektif untuk membantu suasana hati kembali stabil.

“Saya merasa lebih membantu untuk membersihkan zona kecil daripada seluruh ruangan, karena fokus pada satu titik membuat kita lebih mudah tetap tenang dan benar-benar menyelesaikannya,” ujar Vincent Halbrook, PsyD, seorang psikolog klinis, dikutip dari Real Simple.

6. Lakukan brain dump di jurnal

ilustrasi menulis (pexels.com/picjumbocom)

Kalau isi kepala terasa penuh dan berisik, coba keluarkan semuanya lewat tulisan. Jangan pikirkan struktur atau tata bahasa, cukup tuliskan apa pun yang mengganggu pikiranmu. Anggap saja kertas itu tempat aman untuk menumpahkan isi kepala.

Dengan cara ini, kamu bisa memilah mana yang benar-benar penting dan mana yang hanya kekhawatiran sesaat. Aktivitas sederhana ini membantu membebaskan kapasitas mental untuk fokus pada hal yang lebih mendesak. Dalam 10 menit saja, pikiran bisa terasa jauh lebih lega dan terarah.

7. Latihan napas dalam

ilustrasi wanita menghirup udara segar (pexels.com/freestockpro)

Saat cemas atau kesal, napas biasanya jadi lebih pendek tanpa kita sadari. Coba tarik napas dalam selama empat hitungan, tahan sebentar, lalu hembuskan perlahan. Ulangi beberapa kali sampai tubuh terasa lebih rileks.

Menurut Rebecca Love, teknik ini bekerja langsung pada sistem saraf. Mengambil napas dalam mengingatkan sistem saraf otonom kita bahwa sebenarnya tidak ada ancaman terhadap keselamatan. Dengan latihan rutin, tubuh akan lebih cepat merespons stres dengan lebih tenang.

8. Jauhkan layar sejenak

ilustrasi wanita merasa nyaman berbaring di sofa (pexels.com/karolinagrabowska)

Scrolling tanpa sadar sering kali membuat otak semakin lelah. Matikan notifikasi dan letakkan ponsel selama 10–15 menit. Beri diri sendiri ruang untuk benar-benar hadir tanpa distraksi digital.

Jeda singkat ini membantu mengurangi overstimulasi dan meningkatkan kejernihan berpikir. Awalnya mungkin terasa canggung, tapi efeknya terasa setelahnya. Kadang, reset terbaik memang dimulai dari berhenti sejenak.

Bad mood memang datang tanpa aba-aba, tapi kamu tetap punya kendali atas responsmu. Dengan reset singkat yang konsisten, 15 menit bisa jadi pembeda antara hari yang terasa berat dan hari yang kembali terkendali.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team