Resolusi 2026 sempat kembali ramai dibicarakan di awal tahun, tetapi gaungnya cepat meredup bahkan sebelum bulan pertama berakhir. Banyak orang masih menuliskan target hidup, tapi tidak sedikit pula yang memilih berhenti membuat daftar janji tahunan. Perubahan ini bukan karena malas atau tidak punya tujuan, melainkan karena cara memandang hidup ikut bergeser.
Resolusi kini terasa tidak lagi sejalan dengan hidup yang semakin padat, cepat, dan penuh kejutan. Dari sini, muncul pertanyaan mengapa resolusi 2026 dan resolusi-resolusi sebelumnya perlahan ditinggalkan, padahal dulu dianggap penting. Berikut beberapa sudut pandang yang menjelaskan pergeseran tersebut.
