Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Resolusi Nabung yang Masuk Akal di 2026, Gak Harus Kaya Dulu

ilustrasi uang
ilustrasi uang (unsplash.com/Mufid Majnun)
Intinya sih...
  • Ubah pendekatan dengan fokus pada konsistensi, bukan jumlah besar
  • Jadikan menabung sebagai prioritas pengeluaran wajib, bukan menunggu sisa uang
  • Pisahkan tabungan berdasarkan tujuan yang spesifik dan sesuaikan dengan gaya hidup nyata
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Setiap awal tahun, punya tabungan hampir selalu masuk daftar resolusi banyak orang. Sayangnya, resolusi ini juga kerap jadi yang paling cepat dilanggar. Baru jalan beberapa bulan, orang langsung berhenti nabung atau malah terpakai untuk kebutuhan mendadak.

Tahun 2026 seharusnya jadi momen untuk mengubah cara pandang soal menabung. Bukan lagi soal target besar yang bikin stres, tapi tentang resolusi nabung yang masuk akal dan realistis untuk dijalani.

Menabung itu bukan perlombaan. Kamu tidak harus punya penghasilan dua digit atau gaya hidup super hemat untuk mulai menyisihkan uang. Justru resolusi nabung yang paling efektif adalah yang sesuai dengan kondisi hidup kamu sekarang. Gak ada salahnya untuk mulai melakukan resolusi nabung yang masuk akal di 2026 yang lebih mudah dijalani.

1. Berhenti pasang target yang terlalu muluk

ilustrasi menabung
ilustrasi menabung (pexels.com/maitree rimthong)

Salah satu kesalahan paling umum saat bikin resolusi nabung adalah memasang target yang terlalu tinggi. Misalnya, langsung ingin nabung 50 persen dari gaji, padahal kebutuhan bulanan saja sudah mepet. Target seperti ini biasanya hanya bertahan satu-dua bulan sebelum akhirnya menyerah.

Pada 2026, coba ubah pendekatan. Daripada fokus ke jumlah besar, lebih baik fokus ke konsistensi. Sisihkan 5—10 persen dari penghasilan tapi rutin jauh lebih masuk akal dibanding target besar, tapi sekadar wacana. Kalau nanti penghasilan naik, targetnya bisa ikut disesuaikan.

2. Jadikan menabung sebagai prioritas, bukan nungu sisa uang

ilustrasi pembayaran gaji
ilustrasi pembayaran gaji (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Banyak orang menabung dengan pola “kalau ada sisa, baru ditabung”. Masalahnya, kalau tidak dibatasi dari awal, sulit untuk punya sisa uang di akhir bulan. Selalu ada saja kebutuhan tambahan, diskon dadakan, atau ajakan nongkrong.

Resolusi nabung yang lebih masuk akal adalah menjadikan tabungan sebagai pos pengeluaran wajib. Begitu gajian, langsung sisihkan di awal, kendati jumlahnya kecil. Anggap saja tabungan itu tagihan untuk diri sendiri di masa depan.

3. Pisahkan tabungan berdasarkan tujuan

ilustrasi tabungan
ilustrasi tabungan (pexels.com/Joslyn Pickens)

Menabung tanpa tujuan sering terasa hambar dan bikin cepat bosan. Tahun 2026, coba bikin tabungan dengan tujuan yang jelas. Misalnya, tabungan dana darurat, tabungan liburan, tabungan pendidikan, atau tabungan beli barang impian.

Dengan tujuan yang spesifik, kamu jadi lebih termotivasi untuk menyisihkan uang dan tidak asal mengambil uang tabungan. Sekarang juga sudah banyak bank dan aplikasi keuangan yang menyediakan fitur pos-pos tabungan, jadi tidak ribet.

4. Sesuaikan resolusi menabung dengan gaya hidup nyata

ilustrasi menabung
ilustrasi menabung (pexels.com/Dany Kurniawan)

Tidak semua tips keuangan cocok untuk semua orang. Kalau kamu tipe yang sulit lepas dari jajan kopi atau nongkrong, jangan langsung memaksakan hidup super minimalis. Resolusi menabung yang masuk akal justru memperhitungkan kebiasaan sehari-hari.

Alih-alih menghapus semua kesenangan, kamu bisa mengatur ulang porsinya, misalnya, tetap jajan kopi tapi dikurangi frekuensinya, lalu selisih uangnya dialihkan ke tabungan. Cara ini lebih manusiawi dan realistis untuk jangka panjang.

5. Evaluasi berkala, bukan sekadar semangat awal tahun

ilustrasi memecahkan celengan
ilustrasi memecahkan celengan (vecteezy.com/Songyuth Unkong)

Resolusi nabung bukanlah janji sekali buat lalu dilupakan. Di 2026, coba biasakan evaluasi kondisi keuangan secara berkala, misalnya, tiap 3 bulan. Lihat apakah target masih relevan, apakah ada perubahan penghasilan, atau justru kebutuhan baru yang muncul. Dengan evaluasi rutin, kamu bisa menyesuaikan strategi tanpa merasa gagal. Nabung itu proses panjang, bukan target instan.

Resolusi nabung di 2026 seharusnya tidak lagi membuatmu stres atau merasa tertinggal dari orang lain. Menabung yang masuk akal adalah tentang memahami kemampuan diri sendiri, hidup sesuai realita, dan tetap konsisten meski pelan. Tidak masalah mulai dari nominal kecil, tidak masalah progresnya lambat, yang penting kamu terus jalan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Life

See More

7 Cara Setrika Cepat untuk yang Males Setrika, Kamu Termasuk?

18 Jan 2026, 15:26 WIBLife