Gaya hidup digital nomad semakin terlihat menarik karena menawarkan kebebasan bekerja dari mana saja. Pemandangan pantai, kafe estetik, hingga suasana kota baru sering terlihat seperti kehidupan ideal yang jauh dari tekanan rutinitas kantor. Namun di balik semua kebebasan tersebut, ada realitas finansial yang sering luput dari perhatian banyak orang.
Tidak sedikit orang terlalu fokus pada gaya hidup fleksibel tanpa mempersiapkan kondisi keuangan secara matang. Padahal, pemasukan yang tidak stabil dan biaya hidup yang terus berubah dapat menjadi sumber tekanan baru jika tidak dikelola dengan baik. Kehidupan remote working memang terlihat santai di media sosial, tetapi realitasnya jauh lebih kompleks dari sekadar laptop dan secangkir kopi. Supaya langkah tetap aman dan realistis, yuk pahami berbagai risiko berikut sebelum menjalani hidup sebagai digital nomad.
