Ilustrasi shalat Tahiyyatul Masjid (Pexels.com/Alena Darmel)
Terakhir, ada salat Tahiyyatul Masjid, yaitu salat sunah yang dilakukan ketika seseorang memasuki masjid sebelum duduk. Salat Tahiyyatul Masjid juga merupakan bentuk penghormatan kepada Zat yang memiliki masjid, yaitu Allah swt.
Salat ini biasanya dilakukan sebanyak dua rakaat sebagai bentuk adab ketika memasuki rumah ibadah. Dalam hadist-nya, Rasullulah mengatakan:
“Jika salah seorang di antara kalian memasuki masjid, maka hendaklah ia mengerjakan salat dua rakaat sebelum ia duduk.” (HR. Abu Qatadah).
Dengan demikian, jika kamu datang ke masjid untuk beribadah pada malam Lailatul Qadar, maka melaksanakan salat Tahiyyatul Masjid bisa menjadi amalan pembuka yang baik sebelum melakukan ibadah lainnya.
Berbagai salat sunah untuk mengisi malam Lailatul Qadar seperti Tarawih, Tahajud, Witir, Taubat, Hajat, Rawatib, hingga Tahiyyatul Masjid dapat menjadi cara untuk meraih pahala berlipat ganda. Jadi, jangan sampai melewatkan malam yang istimewa ini!
Kapan malam Lailatul Qadar terjadi? | Malam Lailatul Qadar dipercaya terjadi pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29. |
Apa keutamaan malam Lailatul Qadar? | Malam ini disebut dalam Al-Qur'an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, sehingga ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki pahala yang sangat besar. |
Apakah boleh melakukan salat sunah di rumah saat malam Lailatul Qadar? | Boleh. Salat sunah seperti Tahajud, Witir, atau Taubat dapat dilakukan di rumah maupun di masjid. |