Di sebuah kamar di Jakarta, pagi sering datang bersama notifikasi skor pertandingan semalam. Dari sanalah hari-hari Ibnu Gifar Ramzani dimulai. Dia membaca, mencatat, lalu merangkai fakta menjadi cerita.
Gifar bukan sekadar penikmat sepak bola. Dia pengarsip momen. Dia menyusun ulang peristiwa. Dia turut menjaga ingatan tentang pertandingan yang lekas dilupakan linimasa.
Gifar, yang berusia 28 tahun per Februari 2026 ini, adalah lulusan Sejarah Universitas Padjadjaran. Dia menemukan rumah keduanya dalam kata-kata. Sebagai penulis lepas, Gifar membagi waktunya antara menonton laga, membaca referensi, dan menulis dengan disiplin yang nyaris ritualistik. Dari situlah konsistensinya tumbuh, sehingga dinobatkan sebagai Community Writer of the Month Februari 2026, capaian yang lahir dari kesetiaan kepada proses.
