Doom spending atau membelanjakan uang bukan karena benar-benar butuh sesuatu bisa terjadi pada banyak orang. Tidak cuma mereka yang memang hobi berbelanja. Sama seperti doom scrolling yang akhirnya dapat menjadi kebiasaan siapa saja.
Tidak terbatas pada orang-orang yang memiliki banyak waktu luang. Malah kesukaan menggulir layar yang mencuri waktu produktif mereka. Begitu pula doom spending bisa tiba-tiba dialami oleh orang yang biasanya ketat sekali dalam mengatur keuangannya.
Doom spending terasa seperti ledakan di tengah perjalanan seseorang dalam menggapai tujuan keuangannya. Kamu pun mesti berhati-hati. Kalau dirimu termasuk dalam salah satu poin di bawah ini berarti cukup rawan terjebak perilaku berbelanja tanpa urgensi. Bukan cuma sesekali, tetapi seperti gak bisa berhenti.
