Comscore Tracker

Gerakan One Week One Book: Ajak Semua Orang Punya Kesadaran Baca Buku

Kamu terakhir baca buku apa?

Dalam feature komunitas Bulan Juli ini, ada Gerakan One Week One Book yang cukup menarik untuk dibahas. Dari namanya saja, kamu pasti bisa langsung tahu bagaimana komunitas ini bergerak. Membaca, sudah jadi hal yang jarang sekali dilakukan sekarang-sekarang ini, baik yang muda sampai tua lebih suka membaca berita di akun gosip. Buku pelajaran sampai populer jarang tersentuh lagi.

Sangat disayangkan memang, mengingat buku merupakan jendela dunia, sudah jadi keharusan seharusnya bagi semua orang untuk menjelajahi dunianya sendiri-sendiri dari buku yang disukai. Founder komunitas ini, Lintang Indra Lastika berasal dari kota Sidoarjo, merupakan pencetus awal dari premis ‘menjejali anak muda dengan buku’ untuk dijadikan sebuah perkumpulan membaca yang menyenangkan tapi serius.

Apa sih komunitas Gerakan One Week One Book ini?

Gerakan One Week One Book: Ajak Semua Orang Punya Kesadaran Baca BukuInstagram.com/gerakan_1week1book

Gerakan One Week One Book ini merupakan sebuah komunitas dimana semua anggotanya harus membaca satu minggu satu buku. Setelah selesai membaca, pembaca diminta mereview isi buku tersebut dan mempostingnya di media sosial masing-masing. Kami sebenarnya adalah komunitas vitual yang bergerak melalui media sosial. Jadi memang kami sedang berusaha menjangkau siapa saja, dari latar belakang manapun dan usia berapapun untuk ikut gerakan ini.

Silakan diceritakan bagaimana awalnya kamu membentuk komunitas ini? Sejak kapan?

Komunitas ini terbentuk tepatnya tanggal 4 Januari 2018. Awalnya memang murni karena saya suka sekali baca buku. Waktu itu, saya mencoba mencari komunitas untuk hobi saya ini tapi belum ada. Ada banyak sih komunitas literasi di Surabaya atau Sidoarjo, tapi yang mengajak untuk baca buku seminggu satu buku itu belum ada. Makanya saya pikir, kenapa gak saya sendiri saja yang dirikan ini. Toh, pasti ada banyak orang di luar sana yang sebenarnya punya hobi baca buku, cuma karena gak ada temennya atau gak dilatih untuk terus baca, makanya berhenti begitu saja.

Tujuan kamu sendiri dalam mendirikan komunitas ini itu apa?

Kalau saya sih, lihatnya dari anak zaman sekarang kan hobinya pegang media sosial. Apa-apa upload stori, sedikit-sedikit update status. Terus banyak banget yang suka meninggalkan komentar yang tanpa mikir ke instagram orang lain. Dari fenomena itu sih sebenarnya miris. Jadi saya pengen supaya dengan adanya komunitas ini, waktu yang mereka gunakan untuk menyebar hoax atau hate speech jadi gak ada lagi. Waktunya udah full buat baca buku, gitu.

Kenapa harus satu minggu satu buku?

Karena buku itu berlimpah. Ada banyak sekali buku yang belum saya baca dan ingin saya baca. Dan kalau tidak ada jangka waktunya, kebanyakan orang akan menyepelekan dan bermalas-malasan. Akhirnya bukannya baca buku, bukunya malah dianggurkan begitu saja. Jadi memang saya sengaja bikin satu minggu harus satu buku, supaya semua orang tertantang untuk segera menyelesaikannya bagaimanapun caranya dalam seminggu itu.

Gerakan One Week One Book: Ajak Semua Orang Punya Kesadaran Baca BukuInstagram.com/gerakan_1week1book

Buku apa saja yang diharuskan dibaca? Apa ada daftar tertentunya?

Sama sekali tidak ada batasan atau ketentuan daftar buku yang dibaca itu harus apa dan bagaimana. Yang penting jangka waktunya satu minggu. Mau novel, komik, atau non fiksi, bebas semua boleh.

Karena Gerakan One Week One Book ini merupakan komunitas virtual, jadi bagaimana caranya pengurus untuk mensosialisasikan gerakan ini?

Kami ada absensi setiap minggunya melalui Instagram supaya kami bisa ngetrack siapa member yang belum membaca dan siapa yang sudah baca buku. Itu dari segi membernya. Kalau dari cara mensosialisasikannya sendiri kami ada grup chat dan beberapa admin aktif yang selalu online untuk memberikan masukan atau sekadar sharing soal buku ke tiap-tiap member.

Ada berapa member yang tergabung dalam komunitas ini? Dan rentang usianya kisaran berapa?

Anggota resmi yang sudah terdaftar ada 400 orang dari seluruh Indonesia. Mereka rata-rata berusia lebih dari 25 sampai 30 tahun awal. Saya sebenarnya pengen menjangkau anak-anak SMP atau SMA, tapi sekarang masih proses. Yang lebih banyak malah yang sudah berumah tangga.

Gerakan One Week One Book: Ajak Semua Orang Punya Kesadaran Baca BukuInstagram.com/gerakan_1week1book

Apa ada program lain selain baca buku satu minggu satu buku?

Ada beberapa program sampingan, yaitu:

  • One Week One Post: Setiap member menulis tentang apa saja di blog mereka masing-masing dan kami pilih satu penulis terbaik untuk dapat sertifikat
  • Bedah Buku: Ini juga dilakukan oleh penulisnya sendiri, dan dilakukan seminggu sekali
  • Bina Literasi: Kami mengundang orang yang memang ahli di bidang literasi untuk ngobrol bareng kami di grup chat komunitas ini
  • Review Buku: Ini lebih ke mengedukasi temen-temen tentang cara review buku yang bener itu gimana

Kalian kan banyak banget kan ini anggotanya dan tersebar dimana-mana, ada pertemuan face to face per regional gak sih?

Ada di Malang, Bandung, Surabaya dan Sidoarjo. Baru di empat kota itu sih kalau pertemuan face to face. Member kami sebenarnya ada di banyak kota lainnya seperti Aceh, Makasar, Bali gitu juga ada, tapi belum kami canangkan, next bakal ada.

Baca Juga: Komunitas Cosura: Penyaluran Hobi yang Bisa Jadi Lahan Pekerjaan

Kendala apa yang sering kamu hadapi waktu handle komunitas ini?

Karena ini adalah komunitas virtual, jadi kendalanya adalah menunjukkan kalau kami benar-benar nyata dan punya dampak yang kerasa. Jadi ya cara mengatasi kendala itu ya dari konsistensi. Kami berusaha untuk tetap rutin dan konsisten sosialisasi ke member.

Gerakan One Week One Book: Ajak Semua Orang Punya Kesadaran Baca BukuInstagram.com/gerakan_1week1book

Adminnya sendiri ada berapa dan dimana saja?

Ada 5. Surabaya Sidoarjo, Jabodetabek ada 3 dan sisanya di Malang.

Lalu syarat untuk orang baru yang mau gabung caranya gimana?

Karena kami prospek lewat media sosial, jadi awal member yang mau gabung itu lewat Instagram kami. Di situ ada link di bio yang berisi banner komunitas kami. Caranya tinggal save bannernya dan repost di Instagram mereka sambil tag kami. Di situ kami tahu kalau mereka mau gabung. Mulai dari situ mereka sudah bisa memposting buku-buku yang sudah dibaca.

Ada gak sih jangka waktu cadangan buat member yang gak baca seminggu satu buku?

Ada. Kami akan beri peringatan untuk member yang 5 minggu tidak baca buku. Lalu kalau sampai 7 minggu tidak baca terus, kami keluarkan dari member.

Harapan kamu buat komunitas ini apa?

Saya sih pengen supaya komunitas ini bisa langgeng, bisa punya umur yang panjang dan bisa menjangkau lebih banyak orang lagi. Kalaupun tidak menjadi member, paling tidak orang lain yang melihat postingan kami bisa ikut terbawa juga untuk punya habbit membaca secara rutin. Pengen sih membuat semua orang akhirnya sadar kalau membaca itu memang penting dan harus.

Gerakan One Week One Book: Ajak Semua Orang Punya Kesadaran Baca BukuInstagram.com/gerakan_1week1book

Gerakan One Week One Book adalah komunitas virtual yang mengajak siapapun kamu untuk memiliki kebiasaan membaca buku mimimal satu minggu satu buku. Jika kamu ingin mengenal komunitas ini lebih jauh lagi, silakan kunjungi Instagram mereka di @gerakan_1week1book.

Nah, buat kamu yang juga memiliki komunitas dan berpikir bahwa komunitasmu layak dikenal oleh masyarakat luas dan mampu menginspirasi, IDN Times dengan senang hati akan me-review komunitasmu. Mudah saja, kamu bisa langsung email ke alamat stella.azasya@idntimes.com, ya! Sampai bertemu di komunitas selanjutnya!

Baca Juga: Surabaya Youth: Harus Ada Pemuda yang Mau Bergerak Untuk Bangsa

Topic:

  • Indra Zakaria

Berita Terkini Lainnya