Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tips Memasak Hemat Gas dan Waktu yang Wajib Dicoba di Rumah
ilustrasi memasak (pexels.com/HOT WOK)
  • Artikel menyoroti pentingnya efisiensi saat memasak di rumah agar penggunaan gas dan waktu lebih hemat, terutama bagi yang memiliki rutinitas padat.
  • Lima tips utama mencakup persiapan bahan sebelum memasak, pengaturan api sesuai kebutuhan, menutup alat masak, memilih peralatan tepat, serta memasak dalam porsi besar.
  • Dengan penerapan kebiasaan sederhana ini, kegiatan memasak bisa lebih cepat, hemat biaya, dan tetap menjaga kualitas hasil masakan di dapur rumah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Memasak di rumah sering dianggap lebih hemat dibandingkan membeli makanan di luar. Namun, tanpa disadari, kebiasaan memasak yang kurang tepat justru bisa membuat penggunaan gas dan waktu jadi lebih boros. Jika dibiarkan terus-menerus, pengeluaran bulanan pun bisa meningkat tanpa terasa.

Di tengah rutinitas yang padat, efisiensi saat memasak menjadi hal yang semakin penting. Bukan hanya soal menghemat biaya, tetapi juga menjaga energi dan waktu agar bisa dialokasikan untuk hal lain. Berikut ini lima tips memasak hemat gas dan waktu yang bisa langsung kamu terapkan di dapur rumah.

1. Siapkan semua bahan sebelum mulai memasak

ilustrasi menyiapkan bahan masakan (pexels.com/Maarten van den Heuvel)

Menyiapkan seluruh bahan sebelum menyalakan kompor adalah langkah sederhana yang sering diabaikan. Kebiasaan bolak-balik mengambil bumbu atau bahan saat kompor sudah menyala hanya akan membuang gas secara percuma. Selain itu, proses memasak juga jadi terasa lebih lama dan tidak efisien.

Dengan semua bahan sudah siap di satu tempat, alur memasak menjadi lebih teratur. Kamu bisa fokus pada proses memasak tanpa harus menghentikan langkah di tengah jalan. Cara ini membantu menghemat gas sekaligus membuat waktu memasak jauh lebih singkat.

2. Gunakan api sesuai kebutuhan masakan

ilustrasi memasak (pexels.com/Son Tung Tran)

Banyak orang berpikir bahwa api besar akan mempercepat proses memasak. Padahal, penggunaan api yang terlalu besar justru sering membuat masakan tidak matang merata dan gas cepat habis. Tidak semua jenis masakan membutuhkan api besar sejak awal.

Mengatur api sesuai kebutuhan dapat membantu proses memasak berjalan lebih efisien. Api kecil hingga sedang sudah cukup untuk sebagian besar masakan rumahan. Dengan pengaturan api yang tepat, gas lebih awet dan masakan pun matang dengan hasil yang lebih baik.

3. Tutup panci atau wajan saat memasak

ilustrasi mengukus makanan (pexels.com/Mikhail Nilov)

Menutup panci atau wajan saat memasak adalah cara efektif untuk menjaga panas tetap stabil. Panas yang terperangkap di dalam alat masak membantu makanan matang lebih cepat. Akibatnya, waktu memasak pun bisa dipersingkat secara signifikan.

Selain mempercepat proses, cara ini juga membantu menghemat penggunaan gas. Panas tidak banyak terbuang ke udara, sehingga kompor tidak perlu menyala terlalu lama. Kebiasaan sederhana ini sangat berguna, terutama saat memasak sup, sayur, atau merebus bahan makanan.

4. Manfaatkan alat masak yang tepat

ilustrasi merebus mi (pexels.com/Katerina Holmes)

Pemilihan alat masak berpengaruh besar terhadap efisiensi gas dan waktu. Panci atau wajan dengan bahan yang menghantarkan panas dengan baik akan membuat masakan lebih cepat matang. Sebaliknya, alat masak yang tipis atau sudah rusak justru membuat panas tidak merata.

Menggunakan alat masak sesuai fungsinya juga penting untuk efisiensi. Misalnya, menggunakan panci bertekanan untuk merebus daging dapat menghemat waktu memasak secara signifikan. Dengan alat masak yang tepat, proses memasak menjadi lebih singkat dan gas lebih hemat.

5. Masak dalam porsi sekaligus untuk beberapa kali makan

ilustrasi menumis sayur (pexels.com/Kampus Production)

Memasak satu menu untuk beberapa kali makan adalah strategi cerdas untuk menghemat gas dan waktu. Daripada menyalakan kompor berkali-kali dalam sehari, lebih baik memasak dalam jumlah cukup lalu menyimpannya dengan benar. Cara ini sangat cocok bagi kamu yang memiliki jadwal padat.

Selain hemat gas, metode ini juga mengurangi waktu yang dihabiskan di dapur. Kamu hanya perlu memanaskan makanan saat akan dikonsumsi. Dengan perencanaan yang baik, memasak jadi lebih praktis dan pengeluaran rumah tangga bisa ditekan.

Memasak hemat gas dan waktu bukan soal mengurangi kualitas masakan, melainkan mengatur proses dengan lebih cerdas. Dengan kebiasaan sederhana dan perencanaan yang tepat, kegiatan memasak bisa terasa lebih ringan dan efisien. Mulai terapkan tips di atas dari sekarang agar dapur tetap aktif tanpa membuat pengeluaran membengkak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian