Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Sederhana biar Tumbler Selalu Siap Pakai dan Nggak Repot

ilustrasi membawa tumbler
ilustrasi membawa tumbler (freepik.com/rawpixel.com)
Intinya sih...
  • Bilas tumbler segera setelah isi habis untuk mencegah noda dan bau yang membandel
  • Gunakan sikat botol dan sabun cair untuk membersihkan seluruh bagian dalam tumbler secara merata
  • Rutin sterilisasi dengan air panas dan pastikan tumbler benar-benar kering sebelum disimpan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tumbler sudah menjadi barang wajib yang menemani aktivitas sehari-hari, baik di kantor, kampus, atau sekadar jalan-jalan. Namun, menjaga kebersihan dan kesiapan tumbler agar selalu higienis dan siap digunakan seringkali terasa merepotkan. Rasanya malas sekali jika harus mencucinya berulang kali atau menemukan noda membandel di dalamnya.

Padahal, dengan kebiasaan sederhana, kita bisa mengatasi semua kerepotan tersebut. Artikel ini akan membagikan lima tips mudah agar tumbler kamu selalu bersih, wangi, dan siap untuk diisi minuman kapan pun.

1. Bilas segera setelah isi habis

ilustrasi air mengalir untuk membilas tumbler
ilustrasi air mengalir untuk membilas tumbler (pexels.com/Karola G)

Jangan biarkan sisa minuman, terutama teh, kopi, atau susu, mengendap terlalu lama di dalam tumbler. Segera bilas dengan air bersih begitu kamu menghabiskan isinya. Kebiasaan kecil ini mencegah menempelnya noda dan bau yang membandel.

Endapan yang dibiarkan akan mengering dan menempel kuat pada dinding dan dasar tumbler. Proses membersihkannya pun akan menjadi lebih sulit dan membutuhkan tenaga ekstra. Dengan membilasnya segera, kamu telah menyelesaikan 80% pekerjaan pembersihan.

2. Gunakan sikat botol dan sabun cair

ilustrasi sikat botol
ilustrasi sikat botol (pexels.com/Greta Hoffman)

Untuk menjangkau seluruh bagian dalam tumbler, terutama bagian dasar yang sempit, gunakan sikat botol yang panjang. Campurkan air hangat dengan sedikit sabun cuci piring cair untuk membersihkan lemak dan minyak yang menempel. Gosok seluruh permukaan dalam tumbler secara merata hingga ke sudut-sudutnya.

Sabun cair khusus pencuci piring efektif memotong lemak dari sisa susu atau krimer. Sikat botol memastikan tidak ada area yang terlewat dari pembersihan. Bilas hingga bersih sampai tidak ada lagi busa yang tersisa.

3. Rutin sterilisasi dengan air panas

ilustrasi air panas
ilustrasi air panas (freepik.com/valeria_aksakova)

Setelah dicuci, lakukan sterilisasi secara berkala untuk membunuh bakteri dan menghilangkan bau. Tuangkan air mendidih ke dalam tumbler yang sudah dicuci hingga hampir penuh. Tutup rapat dan diamkan selama 10-15 menit sebelum dibuang.

Air panas membantu melarutkan sisa noda membandel yang tidak terjangkau oleh sikat. Proses ini juga sangat efektif untuk mengembalikan kesegaran tumbler. Setelahnya, keringkan tumbler dengan posisi terbalik.

4. Keringkan sempurna sebelum disimpan

ilustrasi mengeringkan tumbler
ilustrasi mengeringkan tumbler (freepik.com/freepik)

Pastikan tumbler benar-benar kering sebelum kamu menutup dan menyimpannya. Setelah dibilas, letakkan tumbler dalam posisi terbalik di rak pengering. Biarkan udara mengalir dan mengeringkan seluruh bagian dalamnya hingga tuntas.

Kelembaban adalah tempat favorit bagi jamur dan bakteri untuk berkembang biak. Menyimpan tumbler dalam keadaan basah akan menimbulkan bau apek. Pengeringan yang sempurna adalah kunci utama tumbler yang selalu siap pakai.

5. Siapkan tumbler cadangan

ilustrasi tumbler cadangan
ilustrasi tumbler cadangan (freepik.com/freepik)

Sangat disarankan untuk memiliki lebih dari satu tumbler sebagai cadangan. Dengan begitu, ketika satu tumbler sedang dalam proses pencucian atau pengeringan, kamu memiliki tumbler lain yang siap digunakan. Ini menghilangkan rasa terburu-buru untuk segera mencuci.

Memiliki cadangan juga memungkinkan kamu untuk berganti-ganti penggunaan, sehingga setiap tumbler memiliki waktu untuk dibersihkan dan dikeringkan dengan optimal. Hidup pun menjadi lebih praktis dan tidak ada alasan untuk tidak membawa minuman sendiri.

So, itu dia rahasia biar tumbler kesayanganmu selalu siap tempur. Rawat yang baik, ya, biar awet dan nggak bau. Sekarang tinggal praktekkan dan nikmati betapa praktisnya bawa minuman sendiri!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Tips Memilih Tumbler yang Pas untuk Kebutuhan Sehari-hari

29 Nov 2025, 22:32 WIBLife