Banyak orang kerap berpikir bahwa satu-satunya cara untuk melindungi relasi ialah tidak menghindari konflik. Gak hanya dalam relasi romantis, tapi dalam hubungan antarkeluarga, pertemanan, atau bahkan hubungan profesional dengan rekan kerja. Orang yang terlihat paling baik dan peduli dengan sesama, orang itu juga yang biasanya sulit bersikap asertif dengan diri sendiri.
Padahal, konflik adalah bagian penting dalam membangun hubungan. Kamu gak bisa terus mengharapkan orang lain untuk selalu sama sepertimu. Terkadang kalian mengalami gesekan pendapat, dan itu adalah hal yang lumrah.
Yang menjadi masalah ialah bagaimana kamu menyelesaikan konflik itu. Menghindar tidak menyelesaikan, malah justru memperparah bahkan berpotensi merusak hubungan yang sudah sehat. Berikut 3 asumsi keliru yang bikin kamu kerap menghindari masalah.
