Menjalin hubungan saat hati sedang terluka memang terasa menggiurkan. Ada rasa ingin ditemani, didengarkan, dan merasa tidak sendirian. Sayangnya, ketika hubungan dibangun hanya sebagai pelampiasan emosi, risikonya sering kali jauh lebih besar dari yang dibayangkan.
Hubungan semacam ini biasanya lahir dari kebutuhan sesaat, bukan kesiapan emosional. Awalnya mungkin terasa membantu, tapi lama-kelamaan bisa meninggalkan luka baru. Biar kamu lebih hati-hati, pertimbangkan beberapa konsekuensi berikut ini. Keep scrolling, guys!
