Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Niat Baik Ini Justru Bikin Pacarmu Merasa Diremehkan, Kok Bisa?
ilustrasi salah paham terhadap pasangan. (pexels.com/Samson Katt)

Terdengar aneh, tapi kenyataannya gak semua niat baik bisa diterima dengan cara yang positif. Terkadang malah jadi salah diartikan. Inginnya bikin seseorang senang, tapi malah dituduh punya maksud buruk.

Sama hlanya ketika kamu melakukan kelima niat baik ini demi pacar. Bukannya senang, doi malah bisa tersinggung dan merasa diremehkan olehmu. Kok, bisa?

1. Membantu tugas kuliah atau pekerjaannya tanpa diminta

ilustrasi mengerjakan tugas bersama (pexels.com/RODNAE Productions)

Melihat pacar stres karena banyak tugas kuliah, membuatmu gak tega membiarkannya begitu saja. Lagi pula gara-gara doi sibuk sama tugas-tugas tersebut, kalian jadi jarang bertemu. Maka dari itu, kamu berniat ingin membantu mengerjakan sebagain tugas kuliahnya, toh kebetulan kalian satu jurusan.

Pikirmu, doi bakal menerima bantuan ini dengan senang hati, sehingga tugasnya bisa cepat kelar dan kalian ada waktu untuk berkencan. Tapi ternyata, pacarmu malah marah-marah dan beranggapan kalau kamu mau meremehkan kemampuan akademisnya. Sabar, mungkin saking frustasinya sama tugas yang menumpuk, doi jadi gampang tersinggung.

2. Selalu kamu yang keluar uang tiap kali kalian jajan berdua

ilustrasi makan bareng pacar (pexels.com/George Pak)

Memang tak pernah sekali pun pacarmu minta dibayari makan, jajan, atau nonton film. Namun, kamu sendiri yang punya inisiatif membayar semua tagihan, saat kalian lagi jalan berduaan. Secara logika harusnya doi senang-senang saja, dong. Namun, lagi-lagi fakta berkata sebaliknya, karena lama-lama pacarmu akan mengaku keberatan, lho.

Dia merasa kamu seperti meremehkan status finansialnya. Padahal jelas-jelas kalian sama-sama sudah bekerja. Jadi, menurutnya untuk urusan bayar membayar seharusnya bisa gantian. Gak enak juga, kalau tiap kali makan atau nonton selalu kamu yang keluar duit, sementara doi cuma terima beresnya saja.

3. Daripada berdebat kamu lebih suka mengalah kalau kalian lagi beda pendapat

ilustrasi pasangan (pexels.com/Polina Zimmerman)

Berdebat akibat beda pendapat itu adalah hal yang lumrah dialami setiap pasangan kekasih. Namun bagimu, bertengkar dengannya itu sesuatu yang sia-sia dan cuma buang-buang waktu saja.

Kamu lebih suka menjalani hubungan tanpa drama dan minim perdebatan. Maka dari itu, tiap kali kalian beda pandangan, kamu selalu mengalah dan membiarkan persepsinya menang. 

Dengan berdebat kalian bisa saling tukar pikiran dan pandangan. Kamu jadi lebih mengenal doi dari perspektif yang dia jabarkan. Kalau kamu terus-terusan mengalah, pacarmu malah jadi jengah. Dia akan berpikir kamu hanya menganggapnya anak kecil yang gak bisa diajak diskusi.

4. Menyimpan dan menyelesaikan semua masalahmu sendirian

ilustrasi menguatkan pacar (pexels.com/SHVETS production)

Giliran dia lagi banyak tugas atau menghadapi suatu masalah, kamu selalu buru-buru turun tangan, bahkan tanpa diminta sama sekali. Namun, kenapa setiap kali kamu punya masalah selalu dipendam sendiri, sih? Sementara pacarmu merasa sangat khawatir melihatmu melamun setiap hari. 

Tiap kali ditanya ada apa, kamu selalu sok tegar dan bilang semua akan baik-baik saja. Kamu senang menyelesaikan persoalanmu sendiri, tanpa melibatkan doi. Sebab tak ingin membuat kekasihmu ini ikutan pusing dan repot. Niatnya baik, tapi dengan bersikap demikian, justru si dia bakal merasa tidak berguna karena gak bisa melakukan apa-apa untukmu, lho. 

5. Sering memberi hadiah berupa barang-barang mewah di hari istimewanya

ilustrasi memberi hadiah (pexels.com/Budgeron Bach)

Pada setiap momen khusus, seperti anniversary atau hari ulang tahunnya, kamu selalu bersemangat memberikan hadiah yang spesial. Bahkan saking istimewanya, kado yang kamu berikan pasti tidak main-main dan mahal harganya. Sementara pacarmu belum pernah memberikan hadiah semewah itu. Sebab memang kondisi ekonomi kalian berbeda jauh.

Padahal, kamu gak pernah punya niatan untuk pamer. Tapi tidak salah juga, kalau si dia tersinggung dengan sikapmu itu. Selain takut disangka matre sama orang-orang terdekat kalian, dia juga terbebani karena gak bisa membalasnya. Jadi biar sama-sama enak, lebih baik berikan kado sewajarnya saja, ya. 

Ternyata gak selamanya niat baik itu berbuah manis. Kadang kamu juga heran, kenapa dia selalu berpikiran negatif sama kamu. Mungkin lain kali kamu harus bicara baik-baik dulu ke doi. Jelaskan niatmu secara baik-baik sebelum melakukannya, supaya gak terjadi salah paham lagi di kemudian hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article