Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pelajaran Cinta yang Berharga dari Film Letters to Juliet
cuplikan film Letters to Juliet (dok. MoviemanTrailers/Letters to Juliet)

Salah satu film dengan genre romantis yang tidak boleh dilewatkan adalah Letters to Juliet. Dirilis tahun 2010, film yang disutradarai oleh Gary Winick ini dapat membuat penontonnya larut dalam alur cerita yang tersaji.

Dibintangi oleh Amanda Seyfried sebagai Sophie Hall, Letters to Juliet menyuguhkan jalan cerita yang sederhana, tetapi mengena. Setidaknya ada lima pelajaran hidup, terutama tentang cinta yang bisa kamu petik dari film Letters to Juliet berikut ini.

1.Pasangan butuh menghabiskan waktu berkualitas bersama

ilustrasi pasangan (pexels.com/SHVETS production)

Sophie dan tunangannya, Victor berencana untuk berlibur bersama ke Verona, Italia. Mereka ingin menghabiskan waktu bersama dalam rangka “pra bulan madu” sekaligus mencari hiburan.

Alih-alih bepergian berdua, sesampainya di Verona, Victor yang seorang koki malah sibuk mencari pemasok bahan masakan. Dia sering meminta izin kepada Sophie untuk menemui banyak orang guna mencari bahan terbaik untuk restoran yang akan dibukanya.

Awalnya, Sophie masih sabar. Namun, dia kemudian sadar bahwa apa yang dilakukan Victor sudah keterlaluan. Liburan yang seharusnya jadi momen romantis bagi keduanya malah berakhir dengan kesibukan masing-masing. Akhirnya, Sophie mengungkapkan bahwa pasangan tidak seharusnya merasa baik-baik saja saat terpisah satu sama lain.

2.Cinta sejati harus diperjuangkan habis-habisan

ilustrasi orang tua (pexels.com/RODNAE Productions)

Salah satu tokoh penting dalam film ini adalah Claire. Ia merupakan perempuan berusia senja asal Inggris yang ternyata masih belum selesai dengan kisah cinta masa lalunya. Ia pernah menjalin kisah asmata di masa lalu dengan laki-laki bernama Lorenzo Bartolini.

Claire pun memutuskan untuk kembali mencari Lorenzo setelah menerima sepucuk surat balasan dari sekretaris Juliet yang ternyata ditulis oleh Sophie. Uniknya, balasan ini diterima Claire 50 tahun setelah ia menulis surat untuk Juliet.

Sempat mengalami kesulitan karena ternyata ada puluhan orang dengan nama Lorenzo Bartolini, tapi akhirnya Claire berhasil bertemu dengan Lorenzo yang dipujanya. Tebak apa yang kemudian terjadi? Ya, mereka berdua akhirnya menikah.

3.Cinta butuh pembuktian

ilustrasi pasangan kekasih (pexels.com/Katerina Holmes)

Saat dalam perjalanan panjang mencari Lorenzo, Claire dan Sophie ditemani oleh Charlie, cucu laki-laki Claire. Meskipun awalnya ketus terhadap Sophie, tapi lama-lama Charlie merasa Sophie begitu istimewa. Sikapnya perlahan berubah lebih lembut hingga Sophie pun menyadarinya.

Charlie yang kemudian memberikan perhatian lebih membuat Sophie menemukan sesuatu yang hilang dari Victor. Tunangannya itu malah sibuk sendiri dengan urusannya dan mengabaikan keberadaan Sophie. Pada akhirnya, benih cinta antara Sophie dan Charlie pun mulai bersemi.

4.Butuh keberanian untuk memilih orang yang tepat

ilustrasi pasangan kekasih (pexels.com/Thirdman)

Charlie yang semakin yakin bahwa dia jatuh cinta kepada Sophie merasakan kegalauan yang hebat. Ia ingin Sophie menjadi miliknya. Namun, Charlie sadar bahwa perempuan itu sudah bertunangan dan akan segera menikah.

Claire yang sering menjadi pengamat sadar akan kebimbangan Sophie terhadap sikap Victor yang cenderung cuek. Claire juga menangkap perasaan Charlie terhadap Sophie.

Charlie yang tadinya ingin menyerah untuk mengejar Sophie akhirnya memberanikan diri untuk terus maju. Senan, Claire menasihati agar Charlie tidak mengulangi kesalahannya menunggu 50 tahun untuk bersama orang yang disayangi.

5.Jangan ragu untuk mengakhiri hubungan yang memberatkan satu pihak

iustrasi putus cinta (pexels.com/RODNAE Productions)

Diambang kebimbangan antara tetap melanjutkan pertunangan dengan Victor atau berubah haluan memilih Charlie, Sophie merasa sedih. Dia mencintai Victor dengan segala semangatnya. Namun, ia tidak bisa berbohong bahwa kini di hatinya hanya ada Charlie.

Sophie pun membuat keputusan besar untuk berani mengatakan bahwa ia tidak bisa lagi bersama Victor. Ia pun ingin mereka mengakhiri seluruh kisah cinta yang sudah dibangun. Sophie pun dengan mantap memilih Charlie yang juga sangat mencintainya.

Letters to Juliet bukan hanya film dengan visual yang indah, tapi juga sarat akan pesan-pesan tentang cinta yang bisa dijadikan pelajaran. Kalau belum familier dengan film ini, segera tonton dan nikmati jalan ceritanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team