Hubungan yang sehat seharusnya dibangun di atas rasa saling menghargai dan kesetaraan. Namun, dalam praktiknya, gak semua relasi berjalan dengan dinamika yang seimbang. Ada kalanya satu pihak memegang kendali lebih besar, sementara pihak lain perlahan kehilangan ruang untuk bersuara.
Fenomena ini sering disebut sebagai power imbalance, yaitu kondisi ketika distribusi kendali dalam hubungan gak berjalan adil. Ketidakseimbangan ini kadang tersamar dalam bentuk perhatian berlebih atau keputusan sepihak yang terlihat sepele. Jika dibiarkan, dampaknya bisa menggerus rasa percaya diri dan kebebasan personal. Yuk, kenali tanda-tandanya supaya hubungan tetap sehat dan saling menguatkan!
