ilustrasi perselingkuhan (pexels.com/Trần Long)
Kata 'khilaf' kerap digunakan sebagai tameng kala seseorang berbuat salah. Gak terkecuali, kesalahan berupa perselingkuhan. Padahal, hubungan gelap itu terjadi berkali-kali dan berlangsung dalam waktu yang lama.
Bukan sekadar cinta lama bersemi kembali saat dua orang kawan lama bertemu di acara reuni, misalnya. Kemudian seseorang yang sudah punya pasangan lekas menyadari kesalahannya sehingga perselingkuhan tidak berlanjut.
Dalam kasus serong yang gak bakal berhenti kalau tidak dipergoki pasangannya atau diviralkan, itu namanya bukan khilaf. Memang doi sudah punya niat untuk terus melakukannya.
Di satu sisi, rasa cinta memang bikin bahagia. Apalagi kalau kamu bisa bersatu dengan orang yang dicintai. Namun demikian, tetap siapkan diri untuk menghadapi berbagai ujian dalam kehidupan kalian karena itu bisa terjadi kapan saja.