Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Alasan Jangan Menjadikan Cinta sebagai Bahan Coba-coba, Bahaya! 

5 Alasan Jangan Menjadikan Cinta sebagai Bahan Coba-coba, Bahaya!
pexels.com/Marina Abrosimova

Teruntuk kamu yang belum pernah pacaran atau mungkin sudah lama jadi jomblo, pasti ada keinginan untuk coba merajut tali asmara supaya tahu seperti apa rasanya. Juga supaya tahu sejauh mana tingkat kedewasaan kamu setelah sekian lama jadi jomblo dan akhirnya pacaran lagi.

Namun, coba-coba untuk urusan cinta gak disarankan, ya! Berbagai alasan pun melatarbelakangi larangan ini. Apa saja kira-kira? Cek berikut ini, yuk!

1. Cinta itu bukan soal pikiran, tapi perasaan

pexels.com/Juan Vargas
pexels.com/Juan Vargas

Cinta itu bukan soal matematika yang harus pakai logika supaya bisa jawab. Cinta itu tentang perasaan, hati, jadi kebayang seperti apa efeknya kalau hati sampai terluka. Ibarat tangan yang kesayat, pasti sakit.

Makanya jangan pernah main-main soal perasaan. Sekali tersakiti, bisa ingat sampai seumur hidup. Bahkan, bisa jadi akar munculnya kebencian kalau sakitnya sudah kebangetan.

2. Gagalnya cinta dapat menjadi kisah hidup yang sulit dilupakan

pexels.com/Maksim Goncharenok
pexels.com/Maksim Goncharenok

Cinta juga dapat menimbulkan trauma tersendiri bagi yang pernah gagal merajutnya. Trauma ini yang kadang membuat kamu malas untuk memulai lagi. Kamu takut kalau sakitnya sama seperti dulu atau mungkin lebih parah.

Gak heran kalau kamu masih kepingin sendiri untuk saat ini atau mungkin sampai tahun-tahun berikutnya. Cuma orang serius yang bisa mengobati trauma yang kamu alami, yang bikin kamu mau memulai lagi.

3. Takutnya malah beneran cinta, bisa fatal!

pexels.com/Ilkin Safterov
pexels.com/Ilkin Safterov

Seperti merokok, awalnya coba-coba tapi akhirnya malah jadi nagih. Begitu jugalah cinta. Jangan karena iseng mau coba-coba pacaran, kamu malah jadi jatuh cinta beneran. Urusannya bisa ribet!

Pacaranlah karena kamu suka dengan orang tersebut, baik paras, sifat, atau attitude dianya. Bukan karena cuma mau menghilangkan bosan atau ikut-ikutan teman.

4. Karma juga menantimu di depan sana, lho!

pexels.com/RODNAE Productions
pexels.com/RODNAE Productions

Hasil dari coba-coba itu jarang banget yang permanen. Bertahan, tapi cuma sebentar saja. Bayangkan kalau putus, padahal dianya sudah terlanjur sayang sama kamu. Apa namanya kalau gak sakit hati?

Ingatlah ketika kamu menyakiti hati orang yang sayang padamu, hatimu pun akan disakiti oleh orang yang akan jadi pacarmu di kemudian hari. Karma itu benar-benar ada, jadi jangan dianggap sepele, ya!

5. Kamu akan mencari sejuta cara untuk melarikan diri

pexels.com/Katerina Holmes
pexels.com/Katerina Holmes

Ketika kamu sudah bosan mencoba, kamu akan mencari sejuta cara untuk melarikan diri dari orang yang saat ini menjadi pacarmu. Berbagai alasan pun kamu sampaikan untuk yakinin dia supaya mau melepasmu.

Mulai dari karena dia layak mendapat yang terbaik, mau fokus kuliah atau berkarier, dan banyak lagi. Hingga pada akhirnya kamu tersadar, kalau apa yang kamu lakukan sangatlah menyakitkan. 

 

Cobalah untuk gak menjadikan cinta sebagai bahan percobaan supaya kamu gak terkena karma akibat perbuatanmu di kemudian hari. Rajut cinta hanya ketika kamu siap dengan segala konsekuensinya. Oke?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Albin Sayyid Agnar
EditorAlbin Sayyid Agnar
Follow Us